Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Samsat Kudus Gandeng BUMDes untuk Kejar Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor

Sekarwati • Jumat, 19 April 2024 | 22:21 WIB
Samsat Kabupaten Kudus menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mencapai target pajak kendaraan bermotor (PKB).
Samsat Kabupaten Kudus menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mencapai target pajak kendaraan bermotor (PKB).

KUDUS — Samsat Kabupaten Kudus menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mencapai target pajak kendaraan bermotor (PKB). 

Pada tahun 2024 PKB ditarget sebanyak Rp 203,8 miliar.

Kasi Pajak Kendaraan Bermotor Samsat Kudus Sukatmo mengatakan sementara ini realisasi PKB per Maret 2024 baru mencapai 23,6 persen atau Rp 48,6 miliar.

 

Artinya, masih menyisakan waktu delapan bulan untuk melengkapi kekurangan nilai PKB.

Melalui pembukaan layanan Samsat di luar kantor. Seperti dengan mengadakan Samsat Keliling dan Samsat kecamatan.

Adanya upaya tersebut, dalam sehari pihaknya bisa melayani 1.500 orang yang mengurusi pajak kendaraan bermotor.

Bahkan, pascalebaran mengalami peningkatan kunjungan hingga 2.700 orang per hari.

“Upaya kami dalam mencapai target PKB dengan melaksanakan door to door pada wajib pajak yang terlambat membayar pajak,” katanya kemarin.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menggaet pihak ketiga dalam membantu program Samsat. Yakni, dengan menggandeng BUMDes dengan memanfaatkan pelayanan secara online yang diberi nama Samsat Budiman.

Terdapat 14 BUMDes yang telah terhubung dengan Samsat Budiman. Seperti Desa Gulang Kecamatan Mejobo, Desa Honggosoco Kecamatan Dawe, Desa Bulungcangkring Kecamatan Jekulo,

Desa Klaling Kecamatan Jekulo, Desa Kaliputu Kecamatan Kota, dan Desa Glantengan Kecamatan Kota.

“Jadi selain di Samsat induk, Samsat keliling, maupun yang di kecamatan, masyarakat juga bisa melakukan pembayaran di BUMDes,” terangnya.

Ia menyebut, idealnya setiap BUMDes bisa terhubung dengan Samsat Budiman. 

Meski demikian, pihaknya terus berupaya untuk menjaring BUMDes di setiap desa di Kabupaten Kudus.

Selain itu, kedepannya Samsat Kudus juga melakukan kerja sama dengan koperasi dalam bentuk layanan Samsat Budiman.

“Himbauan kami, agar masyarakat tertib membayar pajak. Karena pajak kendaraan bermotor akan dirasakan kembali oleh masyarakat,” pungkasnya. (wat/zen)

Editor : Ali Mustofa
#kendaraan #koperasi #samsat #BUMDes #Kudus #pajak