Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sebentar Lagi Tradisi Bulusan Digelar, Lalu Lintas Diprediksi Padat, Ini Himbauan Dishub ke Pengendara

Galih Erlambang Wiradinata • Senin, 15 April 2024 | 16:52 WIB

 

BERSIAP: Para pedagang kaki lima membuka lapaknya di acara tradisi Bulusan.
BERSIAP: Para pedagang kaki lima membuka lapaknya di acara tradisi Bulusan.

KUDUS - Peringatan tradisi Bulusan, di Desa Hadipolo bakal digelar dalam waktu dekat ini.

Para pengguna jalan atau pemudik yang hendak melaksanakan arus balik diharapkan mencari jalur alternatif.

Diprediksi akan terjadi kepadatan arus lalu lintas di sekitaran traffi c light Sumber.

Dari pantauan di lapangan, para pedagang kaki lima telah membuka lapaknya di sekitaran traffi c light Sumber.

Mereka berjualan di pinggir jalan di sebelah utara jalan.

Sementara itu, pantauan lalu lintas di sekitar lokasi terpantau ramai lancar.

Kendaraan dari arah Semarang-Pati tidak ada penumpukan. Begitu juga sebaliknya.

Pihak Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Kudus, jauh sebelumnya telah menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan.

Kendaran bisa melintasi jalur altrenatif untuk menghindari kepadatan arus di sekitaran Hadipolo.

Kepala Dishub Kudus, Catur Sulistiyanto mengatakan, pihaknya telah menyiapkan jalur alternatif untuk persiapan mudik maupun arus balik.

Selain itu telah dipasang rambu-rambu atau penunjuk jalan.

Catur menambahkan, untuk jalur alternatif ini direko mendasikan untuk dilalui ketika ada kemacetan, bisa melewati Simpang empat Krawang, Pasar Bareng, dan dari arah Pati.

Pemudik bisa melintasi simpang tiga Pladen-simpang tiga Terban-simpang tiga Bulung Cangkring menuju Simpang empat Jepang.

”Begitu juga sebaliknya arah Semarang menuju Pati. Jalur alternatif di atas juga bisa dilintasi untuk arus mudik atau balik,” ungkapnya.

Jalur alternatif ini juga sangat efektif diperuntukkan apabila ruas jalan utama mengalami kemacetan.

Pengemudi diharapkan melintasi jalan alternatif tanpa harus bermacet-macetan.

Dishub juga memprediksi pada tahun 2024 ini jumlah pemudik mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kedatangan pemudik ke Kudus mencapai 14.974 orang. Diprediksi pemudik tahun ini berkisar 17.220 orang. (gal/war)

Editor : Ali Mustofa
#tradisi bulusan #jalur alternatif #polres #Kudus #pengguna jalan