KUDUS - Harga tiket bus di Kabupaten Kudus merangkak naik pada arus mudik Lebaran Idulfitri 1444 H.
Kenaikan harga bus dimulai Jumat (14/4) lalu.
Hal itu diungkapkan Manajer Operasional PO Shantika, Hartotok Priyo Wiyono.
Baca Juga: Kejaksaan Sebut bakal Menyeret Tersangka Baru dalam Kasus Dugaan Korupsi KONI Kudus, Asalkan...
Ia mengatakan, harga tiket bus naik Rp50 ribu sampai Rp100 ribu. Dari harga tiket normal.
Diantaranya Rp 260 ribu tipe eksekutif, Rp300 ribu tipe super eksekutif, dan Rp340 ribu tipe sleeper bus.
Kenaikan harga tiket bus terjadi pada armada bus tujuan ke arah Bandung dan Cikampek.
“Pada arus balik Lebaran ini memang mengalami kenaikan. Hari ini harga tiket hampir Rp500 ribu,“ katanya kemarin.
Menurutnya, harga tiket bus semakin merangkak hingga tanggal 23-24 April mendatang.
Bahkan saat ini, permintaan pembelian tiket bus sudah full atau penuh untuk semua armada bus sampai puncak arus mudik Lebaran.
“Arus balik puncak kenaikan harga tiket pada tanggal 23-24 April, ya setelah H+7 Lebaran besok,” imbuhnya.
Tingginya permintaan tiket arus balik Lebaran, telah diinisiasi penumpang dengan membeli tiket pada H-7 sebelum keberangkatan.
Kemudian pada pihak PO Shantika memastikan kembali jadwal penumpang pada H-1 dan pada saat keberangkatan.
“Setiap hari ada cek. H-1 keberangkatan kita lihat kepastian penumpang. Begitu juga pas hari H keberangkatan,“ terangnya.
Ia menyebut, kondisi lalu lintas saat ini masih normal. Keramaian transportasi umum belum terlihat signifikan.
Rata-rata armada bus yang telah berangkat menuju ke arah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) maupun Bandung.
“Arus lalu lintas lancar. Karena saat ini masih banyak yang mudik. Terutama karyawan pekerja, “ ujarnya. (wat/him)
Editor : Ali Mustofa