KUDUS – Dr Indah Rosiana diberi amanat menggantikan dr Najib Budhiwardoyo menjadi direktur Rumah Sakit (RS) Aisyiyah Kudus per 1 April.
Dia menjadi perempuan pertama yang memimpin rumah sakit tersebut. Pada awal kepemimpinanya, dia menargetkan RS Aisyiyah bisa naik kelas tipe C.
Sebelum jadi direktur RS Aisyiyah, dr Indah Rosiana sempat menjabat menjadi wakil direktur pelayanan RS Sarkies ’Aisyiyah Kudus selama satu tahun.
Dia mengaku, beberapa bulan ini pihaknya akan menambah dokter spesialis bedah dan mata di rehabilitasi medis yang sudah ada.
Selain itu, juga akan menambah terapi wicara. Jumlah total sudah ada 49 dokter spesialis. Tempat tidur juga akan ditambah.
”Kami bentuk tim khusus pelayanan percepatan naik kelas tipe C ,” kata perempuan asal Desa Ngemplak, Undaan, Kudus, itu.
Dia mengatakan, jabatan direktur menjadi tantangan tersendiri baginya.
Meski sebelumnya dia sudah mempunyai pengalaman menjadi wakil direktur, tapi tetap saja masih menginduk kepada direktur.
”Sekarang keputusan dan konsekuensi semua ditanggung seorang direktur,” ujarnya.
Dia optimistis, rumah sakit yang dia pimpin bisa segera naik kelas tipe C. Terlebih, dia punya bekal tentang dunia rumah sakit.
Pihaknya juga tergabung dalam Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Indonesia (LARSI) dan menjadi surveyor.
”Di Muhammdiyah saya juga menjadi sekretaris Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU). Jadi, pengetahuan tentang dunia rumah sakit maupun ke-Muhammadiyah-an sudah menjadi kompilasi yang cukup untuk saya menyambut tantangan baru ini,” imbuhnya. (ark/lin)
Editor : Ali Mustofa