KUDUS - Lalu lintas di perbatasan Kudus menuju Karanganyar, Demak, kembali tersendat Rabu (27/3).
Jika sebelumnya lalu lintas lumpuh atau putus akibat banjir, kali ini ada perbaikan jalan pascabanjir di sekitaran Kecamatan Karanganyar, Demak.
Kondisi lalu lintas kemarin, terpantau padat di sekitaran perempatan Kencing. Kendaraan seperti truk, motor, hingga mobil terjebak macet.
Sementara itu panjang kemacetan diperkirakan dari Jembatan Tanggulangin hingga Perempatan Kencing, Kudus. Atau kurang lebih sejauh 1 kilometer.
Meski arus terpantau padat, kendaraan masih bisa bergerak pelan. Polisi merekayasa lalu lintas agar kendaraan bisa tetap berjalan.
KBO Satlantas Polres Kudus, Iptu Noor Alifi mengatakan pada pukul 09.00 Polres Kudus bersama Demak merekayasa lalu lintas.
Polisi menggunakan contraflow kendaraan dari arah Kudus menuju Demak.
Alifi menambahkan, saat ini sedang ada pekerjaan pengaspalan jalan di sekitaran Karanganyar. Panjang pengaspalan sekitar 1,5 meter.
"Kami sudah laksanakan sejak pukul 09.00 hari ini (kemarin, Red) rekayasa lalu lintas. Kami tetap memantau dan mengatur kondisi lalu lintas di lokasi," ungkapnya.
Kondisi arus lalu lintas hingga Rabu siang masih terpantau padat.
Pengaturan dan penguraian kemacetan akan bekerja sama dengan Satlantas Polres Demak.
Alifi menambahkan, bagi kendaraan yang melintas dari Kudus menuju Semarang diharapkan bersabar. Serta berhati-hati dalam melintas.
"Pengerjaan jalan ini adalah untuk kebaikan bersama. Karena jalur di Karanganyar rusak pascabanjir," imbuhnya.
Sementara terkait target pengerjaan jalan Pantura Kudus-Demak akan selesai pada Minggu (31/4).
Polisi akan mengevaluasi metode penguraian arus apabila ada kendala. (gal/zen)
Editor : Ali Mustofa