KUDUS - Harga tiket bus di Kabupaten Kudus mulai merangkak naik menjelang hari raya lebaran 2024.
Kenaikan harga tiket bus di Kudus itu akan dimulai hari ini, Rabu (20/3).
Bahkan salah satu PO bus sudah ada yang siap menaikkan harga.
Kenaikan harga tiket dimulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu.
Hal itu diungkapkan Manajer Operasional PO Shantika, Hartotok Priyo Wiyono.
Ia mengatakan, pada Selasa (19/3) harga tiket di PO Shantika masih normal.
Yakni di harga Rp 270 ribu untuk tipe eksekutif, Rp 290 ribu tipe super eksekutif, dan Rp 340 ribu tipe sleeper bus.
"Tarifnya baru mulai naik pada Rabu (20/3). Kenaikannya bertahap, dimulai dari Rp 50 ribu. Yakni mulai 20 Maret hingga 30 Maret mendatang," jelasnya.
Dia menjelaskan, pada 30 Maret sampai 5 April, harga tiket bus naik Rp 100 ribu.
Kemudian H-3 menjelang lebaran naik 100 persen atau dua kali lipat dari harga normalnya.
Kenaikan juga bakal terjadi setelah lebaran Idulfitri.
Yakni pada H+1 naik menjadi Rp 100 ribu.
Baca Juga: Apa Itu Buyuk? Kemunculannya di Pantai Jepara Berbagai Mitos yang Dipercaya Masyarakat
Sementara pada H+7 nanti naik dua kali lipat dari harga normal. Kemudian saat H+10 tarif turun kembali.
"Tarif tiket dari Kudus ke area Jabodetabek masih normal," imbuhnya. .
Terkait kondisi jalur pantura Kudus-Semarang yang saat ini masih tergenang, pihaknya mengaku sudah memiliki alternatif untuk momen mudik mendatang.
Salah satunya melewati Welahan atau melalui Purwodadi.
Pihak Agen bus PO Haryanto Agus Prasetyo mengatakan saat ini belum ada kenaikan harga tiket bus.
Dirinya menyampaikan biasanya kenaikan terjadi pasa H-7 lebaran.
”Saat ini belum ada daftar list kenaikan harganya. Biasanya nanti saat H-7, biasanya ada kenaikan dari harga Rp 260 ribu menjadi Rp 300 ribu,” terangnya. (ark)
Editor : Dzikrina Abdillah