KUDUS - Pemilik biro umrah dan haji Goldy Mixalmina, Zyuhal Laila Nova akhirnya buka suara atas dugaan penipuan dana jemaah.
Dirinya menepis kabur dan membawa uang dari jamaah. Keberadaanya saat itu untuk mengurus pemberangkatan umrah para jamaah.
Laila sapaan akrabnya menyatakan, kepergiannya belakangan ini bukan menghindari masalah tersebut.
Tetapi dirinya sedang mengurus 315 tiket pesawat para jamaah untuk keberangkatan 19 Februari.
Jumlah tiket termasuk untuk 195 jemaah.
Tiket pesawat tersebut telah dibayarkan secara lunas kepada biro yang berkantor di Singapura.
Kepergiannya dimaksudkan untuk mengejar tiket tersebut Uang yang dibayarkan penuh dari Laila.
Tetapi dari pihak biro perjalanan dibayar tidak lunas atau di muka.
”Saya sudah bayar ful, mereka (Biro, Red) malah men-dp kepada pihak maskapai. Agar keluar nomor menerbangannya,” katanya.
Laila mentaksir kerugian yang dideritanya hampir mencapai Rp8 miliar.
Sementara dari 194 jemaah uang yang dibayarkan kepada pihak biro sebesar Rp5 miliar.
Selain mengejar kepastian tiket tersebut, Laila juga mencoba reschedule jadwal hotel.
Ia pergi mengurus hingga ke Arab Saudi. Hotel tersebut, kata Laila sebelumnya telah dibayar.
”Saya akan berangkat lagi ke Arab Saudi untuk merefund hotel-hotel itu. Jadi kalau untuk melarikan diri tidak. Usaha saya sudah 11 tahun beberapa ratus kali memberangkatkan,” katanya.
Bahkan dalam waktu dekat ini, dirinya akan kembali ke Arab Saudi. Guna merefund tiket hotel.
Terkait kepastian refund uang tersebut, dari pihak hotel belum bisa menyampaikan penuh informasinya.
Baca Juga: Lebih Dekat dengan TK Pertiwi 07.1 Kudus yang Telah Ikuti Lomba Festival Drumband sejak Tahun 90-an
Di samping itu, Laila siap mengembalikan uang tersebut secara utuh kepada para Jemaah.
Serta siap me-reschedule pemberangkatan para jamaah.
”Kalau berangkatnya direschedule saat Ramadan naik tujuh kali lipat. Paling usai awal musim (usai musim haji, Red),” katanya. (gal)
Editor : Ali Mustofa