KUDUS - Warga Kudus yang hendak ke arah Semarang belum bisa melewati Jalan Pantura Kudus-Demak.
Selain karena masih ada titik lokasi yang masih banjir alasan lainnya yakni karena masih adanya kendaraan yang terdampar di beberapa titik jalan Pantura itu pasca terendam banjir.
Sehingga warga harus tetap lewat jalur alternatif.
Salah seorang warga Kudus Adam saat melewati Jalan Kudus-Demak belum lama ini mengatakan, masih ada truk yang terjebak di sekitar Masjid Karanganyar.
Kalau hendak ke Semarang juga belum bisa dilewati.
KBO Satlantas Polres Kudus Iptu Noor Alifi mengatakan, masih banyak kendaraan roda empat yang terjebak dan belum bisa dievakuasi.
Jumlahnya sekitar tujuh kendaraan. "Termasuk truk besar," katanya.
Selain ada truk-truk besar yang mogok di tengah jalan, kondisi jalan belum memungkinkan dilewati.
Maka pihaknya belum bisa memperbolehkan warga untuk lewat.
"Bahaya, kondisi juga masih berantakan," jelasnya.
Selain itu, masih ada titik terendam banjir, meski tingginya sudah menurun, sekitar 50 sentimeter saja.
"Area Mijen, Demak masih tergenang, namun masih dapat dilalui sepeda motor," ungkapnya.
Oleh karena itu, pihaknya mengimbau warga untuk melewati jalur alternatif.
Misalnya seperti truk besar bisa menuju Jalan Lingkar Selatan arah Jepara melalui kencing saja.
Sementara untuk kendaraan kecil pihaknya mempersilakan untuk melintasi Welahan atau Klambu via Undaan.
"Tetap hati-hati, karena biasanya jalan yang habis tergenang air banjir itu rusak, jalan berlubang," imbuhnya. (ark/zen)
Editor : Ali Mustofa