KUDUS - H-2 pemilu, serangan fajar dari para caleg DPRD ditebar ke sejumlah warga di Kabupaten Kudus.
Tim sukses caleg membagikan amplop. Isinya bervariasi antara Rp 20 ribu-110 ribu.
Salah satu warga yang mendapat amplop orang tua dari Rusti warga di Kecamatan Jekulo.
Ortu Rusti diberi tiga lembar amplop. Lantaran di rumahnya ada tiga orang yang memiliki hak pilih.
Amplop itu didistribusikan oleh timses caleg pada Minggu (11/2) malam.
Sampai saat ini dirinya mengaku sudah menerima dua amplop dari dua caleg DPRD.
”Amplop satu Rp 100 ribu dan satunya lagi Rp 50 ribu,” katanya.
Rusti mengaku, selain ada uang di dalam amplop tersebut juga terdapat foto sang caleg.
Sementara amplop yang satu tidak ada gambar caleg tersebut.
”Ngomong-nya pas nyodori amplop, tidak ada perintah untuk menyoblos. Tapi hanya bilang dari caleg tertentu,” ungkapnya.
Meski dia mendapat dua amplop, caleg tersebut tidak akan dipilihnya. Dirinya akan memilih caleg sesuai hati nuraninya.
Sementara RR warga Kecamatan Kaliwungu mengaku, bapaknya telah menerima amplop dari caleg tingkat DPRD kabupaten.
Amplop tersebut diberikan pada Minggu (12/2) malam. Di dalam amplop tidak ada gambar caleg.
”Nominalnya Rp 110 ribu. Tapi yang dapat amplop hanya bapak saya,” katanya.
Sejauh ini, kata RR dia belum mendapatkan amplop. Ia memperkirakan serangan fajar akan kian masif terjadi H-1 Pemilu.
Sementara itu, BD warga Kecamatan Mejobo baru memperoleh satu amplop dari caleg DPRD provinsi. Di dalam amplop tersebut ada gambar sang caleg.
”Isinya Rp 20 ribu dan ada fotonya. Ini baru dapat satu. Tetangga saya ada yang dapat dua,” ungkapnya. (gal)
Editor : Ali Mustofa