Wajah-wajah Sumringah Puluhan Ribu Warga Kudus Terima Bantuan Beras Gratis 10 Kilogram
Indah Susanti• Rabu, 31 Januari 2024 | 17:41 WIB
AMBIL BERAS: Warga Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe antre untuk mendapatkan bantuan beras di gedung Serbaguna Kandangmas kemarin.
KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mulai menyalurkan bantuan pangan berupa beras dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).
Bantuan pangan ini untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tergolong miskin melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas).
PJ Bupati Kudus Muhammad Hasan Chabibie menyerahkan secara langsung beras bantuan tersebut kepada para keluarga penerima manfaat.
Lokasinya berada di Gedung Serbaguna, Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kanupaten Kudus, Selasa (30/1).
Kepala Dinas Sosial dan P3AP2KB Kudus Agung Karyanto, menjelaskan total penerima bantuan pangan berupa beras CPP di Kudus ada 53.876 KPM.
Masing-masing, memperoleh 10 kilogram beras. Khusus untuk Desa Kandangmas, total penerima ada 1.429 keluarga.
“Untuk hari ini (kemarin, Red) kami serahkan penuh untuk Kecamatan Dawe. Untuk Kecamatan Kota sudah selesai, Rabu (31/1) ganti untuk Kecamatan Undaan dan Mejobo, terus berlanjut sampai selesai,” terang Agung saat ditemui di sela pembagian beras yang bekerjasama dengan PT POS Indonesia.
Lebih lanjut, Agung mengatakan bahwa penerima bantuan ini berdasarkan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim (P3KE) yang telah diperbaharui.
Bantuan beras tersebut, akan diserahkan secara berkelanjutan selama enam bulan. Terhitung dari bulan Januari hingga Juni 2024.
“Untuk penerima, ada sedikit perubahan dari sebelumnya, tidak hanya berdasarkan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), tapi berdasarkan P3KE. Bantuan ini dari pusat langsung, kami hanya operator,” ujar Agung.
Tujuan diserahkannya bantuan pangan ini, jelas Agung, diantaranya untuk peningkatan gizi keluarga.
Kemudian mengurangi beban pangan kepada keluarga penerima manfaat hingga untuk menurunkan angka stunting di Kudus.
Salah satu penerima bantuan beras CPP Muslim mengaku senang menerima bantuan beras tersebut.
Sebagai seorang kepala keluarga, ia merasa terbantu dengan bantuan tersebut.
“Alhamdulillah, bungah rasane entuk beras gratis (senang rasanya dapat beras gratis), membantu banget,” katanya.
Sama halnya yang dirasakan Sunarti, mendapatkan bantuan beras gratis dari pemerintah, bisa membantu meringankan kebutuhan pokok di rumahnya.
Apalagi, harga beras sekarang mengalami kenaikan terus.
”Gak cukup beras sekilo sebulan, ada empat orang di rumah. Beli lagi kalau habis, harganya sudah 14 ribu per kilogram,” ujarnya. (san/him)