KUDUS – Pendaki asal Kabupaten Grobogan, kecemplung jurang di kawasan jalur Muria atau pendakian Argo Piloso, Desa Japan, Dawe, Kudus.
Korban diketahui Robiatul Nurul Fadilah, 21. Perempuan itu berhasil dievakuasi relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, Sabtu (27/1) lalu.
Berdasarkan keterangan dari Kasi Kedaruratan BPBD Kudus Ahmad Munaji, kronologi kejadian, para pendaki puncak Argo Piloso berjumlah delapan orang.
Mereka memulai perjalanan Sabtu (27/1) pukul 05.30 WIB dan tiba di puncak pukul 12.00 WIB.
Kemudian, sesampainya di puncak mereka istirahat sampai pukul 12.45 WIB.
Setelah dirasa cukup beristirahat, delapan pendaki melakukan perjalanan turun dari puncak.
Di tengah perjalanan turun Robiatul Nurul Fadilah terpeleset. Kemudian nyemplung ke jurang.
Kedalamannya 60 meter. Beruntungnya dirinya tersangkut pohon. Sehingga tidak terjatuh lebih dalam.
Mengetahui kejadian tersebut, teman korban Udin menolong dengan tali akar-akaran.
Dirinya juga menyingkirkan batu-baru agar tidak jatuh mengenai tubuh korban.
Teman korban lainnya, Khotibul Umam dan Salwa Malikha, juga turut membantu menolong korban.
Hasil wawancara dengan kedua temannya itu korban kelelahan. Karena mendaki mulai pukul 05.30 WIB.
”Karena cuaca hujan dan juga korban yang kecapean, karena mendaki dari mulai pukul 05.30 Sabtu (27/1).
”Kondisi jalan juga licin, sehingga terpeleset dan jatuh ke jurang,” ujar salah satu teman korban kepada Munaji.
Proses penyelamatan korban juga dilakukan korban lainnya, Muchlas Abrar Susanto.
Dirinya turun lebih dulu untuk meminta bantuan kepada warga sekitar. Dan diteruskan kepada tim BPBD.
”Setelah dapat info tersebut, kami langsung menuju lokasi dan sampai di lokasi kejadian pukul 15.00,” jelasnya.
Korban yang memiliki berat badan kurang lebih 70 kilogram dengan tinggi badan 170 sentimeter, mengalami kesulitan saat mengangkat dari tebing yang curam.
Pihak BPBD dan warga terus berupaya dan berhati-hati.
Atas kejadian tersebut korban mengalami luka pada kaki kiri dan punggung bagian bawah. Serta perut lecet, korban juga alami kedinginan.
Proses evakuasi dimulai pukul 04.00 sampai pukul 20.00. Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Dawe untuk pemeriksaan medis.
”Ya korban yang cedera, Sabtu (27/1) malam langsung dibawa pulang oleh orang tuanya,” tambahnya.
Teman-temannya sempat menginap di posko BPBD. Kemarin pukul 08.00 pulang ke Grobogan. (san)
Editor : Ali Mustofa