KUDUS – Dua orang asal Kota Semarang menemukan sesosok mayat pria saat hendak menuju puncak Petilasan Eyang Abiyoso turut Dukuh Krajan, Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus pada Sabtu (6/1) sore.
Kapolsek Gebog AKP Danail Arifin menjelaskan, penemuan mayat pria tersebut diketahui saat dua orang saksi bernama Arief dan Hasan hendak menuju puncak petilasan sekitar pukul 16.00 WIB.
Di tengah jalan, mereka melihat seseorang yang terlihat sedang tiduran di rerumputan.
Baca Juga: SOSOK Sabrina Zahrani Mahasiswi UMK Kudus yang Juga Jadi Konten Kreator
“Kemudian saksi memegang telapak kaki korban dan terasa dingin. Karena korban tidak bergerak, maka saksi memegang denyut nadi korban dan saat itu ditemukan tidak ada denyut nadi,” jelas Kapolsek Gebog melalui pers rilis yang diterima.
AKP Danail melanjutkan, setelah dipastikan korban tidak bernapas, saksi kemudian menghubungi pihak Desa Rahtawu dan Polsek Gebog perihal orang meninggal.
Baca Juga: Dramatis! Kalah Adu Penalti Lawan Persibangga di Leg 2, Persiku Kudus Gagal ke Final Liga 3 Jateng
Mendapat laporan, petugas kepolisian Polsek Gebog bersama tim Inafis Polres Kudus beserta tim medis Puskesmas Gondosari Gebog langsung datang ke tempat kejadian dan melakukan pemeriksaan luar badan korban.
“Setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh tim medis dan tim Inafis yang dipimpin dr. Rusmadiyana Lestari, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, dan diduga korban mengalami gagal nafas,” terang AKP Danail.
Lebih lanjut, korban meninggal tersebut dibawa ke rumah salah satu muridnya di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kudus.
Atas peristiwa tersebut, pihak yang ditinggalkan menerima musibah yang ada dan menolak untuk dilakukan otopsi terhadap korban. (san/khim)
Editor : Abdul Rokhim