KUDUS - Pertandingan hidup mati Persiku Kudus berhasil dituntaskan saat kontra PSDB Demak pada Minggu (19/11) di Stadion Wergu Wetan.
Persiku berhasil mempecundangi PSDB Demak dengan skor akhir 2-0.
Namun dalam pertandingan sore itu, diwarnai kericuhan antara pemain Persiku Kudus dan pemain PSDB Demak.
Akibatnya, salah seorang pemain PDSB Demak harus menjadi korban.
Baca Juga: PSIR Rembang Gasak Safin Pati pada Lanjutan Liga 3 Jateng, Ini Skornya
Pada babak pertama kedua tim menampilkan jual beli serangan.
Persiku Kudus tampil ngotot di kandang untuk meraih poin penuh.
Beberapa peluang tercipta pada babak pertama.
Sayang, peluang tersebut belum bisa dikonversikan menjadi gol.
Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, asa ingin lolos ke babak 18 besar ditunjukkan oleh Laskar Macan Muria- julukan Persiku Kudus-.
Baca Juga: Usai Dihajar PSIR Rembang 1-2, Pelatih Persiku Kudus: Kami Dirugikan Atas Keputusan Wasit
Intensitas serangan dinaikan oleh anak asuh Denny Rumba.
Terbukti, Akbar Rizky berhasil mencetak gol pembuka di menit 57.
Gol kedua dibuka oleh Ibnu Yahya di menit 64.
Pemain bernomor punggung tujuh itu mencetak gol penalti.
Baca Juga: Antarsuporter Ricuh saat Laga PSIR Rembang Vs Persiku Kudus di Stadion Krida, Batu Berterbangan!
Setelah sebelumnya dirinya dijatuhkan oleh pemain PSDB Demak di kotak penalti
Pelatih Persiku, Denny Rumba menyatakan hasil pertandingan sore ini cukup memuaskan dan tetap ada evaluasi di laga berikutnya.
"Di babak kedua kami akui ada kekurangan, kondisi lapangan juga berpengaruh," katanya.
Dirinya mengaku banyak hal yang perlu diperbaiki.
Salah satunya emosi pemain yang tak terkontrol walaupun dalam keadaan unggul.
Oleh sebab itu, terjadi insiden pemukulan pemain lawan.
Pemain Persiku Kudus, Heri Ivan mengucapkan terimakasih kepada seluruh tim yang telah berjuang maksimal.
Baca Juga: Sama-Sama Ngotot Ingin Menang, PSIR Rembang vs Persiku Kudus Dipastikan Berlangsung Seru
Meskipun hasil menang 2-0 ia menyayangkan adanya insiden yang tak diinginkan.
Pelatih PSDB Demak Idrus mengakui kalah pada pertandingan sore ini.
Faktor lapangan yang buruk membuat strategi yang diterapkan tak berjalan.
"Kekalahan ini kami akui, namun kejadian pemukulan ini kami kecewa. Karena ini kotor (Insiden pemukulan, Red)," katanya.
Atas insiden ini, pihak PSDB Demak akan mengambil langkah konkret dengan melaporkan ke komisi disiplin.
Sementara itu, pemain PSDB Demak Daniel mengaku kecewa atas tindakan tidak fair play itu.
Ia harus merasakan pukulan pemain Persiku. Pada laga itu wasit memberikan dua kartu merah masing-masing tim memperolehnya. (gal)
Editor : Abdul Rokhim