Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Antisipasi Musim Hujan Tiba, Pemdes Golantepus Kudus Temukan Lima Titik Tanggul Retak dan Rawan

Galih Erlambang Wiradinata • Selasa, 14 November 2023 | 17:37 WIB

 

SEGERA DITANGANI: Penanganan tanggul di Desa Golantepus yang pernah jebol 16 Februari 2023 lalu.
SEGERA DITANGANI: Penanganan tanggul di Desa Golantepus yang pernah jebol 16 Februari 2023 lalu.

KUDUS - Pemerintah Desa (Pemdes) Golantepus, Kecamatan Mejobo, mematakan kerawanan bencana menjelang musim hujan.

Ditemukan lima titik tanggul yang retak dan rawan.

Kepala Desa Golantepus, Nur Taufik menyatakan pihaknya telah mengecek dan mengantisipasi musim hujan tiba.

Kondisi di daerahnya, terdapat lima tanggul yang dianggap rawan dan perlu mendapatkan perhatian.

”Ada lima tanggul yang retak, kami harapkan segera tertangani segera,” katanya.

Dia menambahkan, selain tanggul kondisi sungai juga perlu menjadi perhatian.

Pasalnya sungai terjadi sedimentasi. Apabila tak dinormalisasi akan berdampak pada tidak lancarnya aliran sungai.

Pemerintah desa segera menindaklanjuti adanya sedimentasi tersebut.

Pihak Pemdes akan melakukan normalisasi sungai secara swadaya.

Pasalnya pengajuan normalisasi ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana belum kunjung direspon.

”Kami akan bersurat ke PUPR untuk meminjam alat berat. Untuk operasional akan ditanggung oleh desa,” katanya.

Pihaknya berharap pemerintah daerah hingga BBWS Pemali Juana segera turun tangan.

Guna memitigasi bencana banjir di Desa Golantepus.

Sementara itu, Kasi Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, Munaji menyatakan untuk penanganan tanggul yang rawan telah ditindaklanjuti.

BPBD telah mengirimkan laporan kepada BBWS Pemali Juana.

”Kami sudah menyurati ke kecamatan, agar segera melaporkan kondisi tanggul. Karena itu kewenangan dari BBWS,” katanya.

Dia menambahkan, kewenangan pemerintah daerah terkait perbaikan tanggul yang rusak sangatlah terbatas.

Pemerintah daerah hanya berkewanangan merawat dan menjaga kondisi tanggul.

Saat ini BPBD Kudus tengah gencar memantau wilayah rawan becana saat musim hujan. Terutama wilayah yang berada di bantaran sungai.

Beberapa waktu lalu, kegiatan bersih-bersih sungai digalakkan.

Kolaborasi lintas sektor dilibatkan untuk membersihkan enceng gondok beserta gundukan sedimentasi di Sungai Gelis

Pihaknya berharap pemerintah desa melakukan susur sungai.

Sekaligus pembersihan bambu hingga sampah yang berada di aliran sungai.

Diharapkan saat hujan turun aliran air sungai tidak terhambat. (gal/war)

Editor : Ali Mustofa
#Normalisasi #tanggul #musim hujan #aliran sungai #Kudus #BBWS Pemali Juana