Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kemenparekraf bersama Komisi X DPR RI Gelar Branding Potensi Wisata dan Ekraf di Kudus

Arika Khoiriya • Kamis, 21 September 2023 | 00:27 WIB
UPAYA BRANDING: Ketua Tim Kerja TU dan Bimtek Direktorat Komunikasi Pemasaran Kemenparekraf Alfarida Herlina saat memberikan sambutan kepada seluruh pelaku ekraf/wisata di Hotel Griptha, Rabu (20/9).
UPAYA BRANDING: Ketua Tim Kerja TU dan Bimtek Direktorat Komunikasi Pemasaran Kemenparekraf Alfarida Herlina saat memberikan sambutan kepada seluruh pelaku ekraf/wisata di Hotel Griptha, Rabu (20/9).

KUDUS - Kemenparekraf bersama Komisi X DPR RI menyelenggarakan bimtek strategi branding pengembangan pemasaran pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) melalui media sosial.

Promosi melalui digital dinilai mampu untuk mempercepat branding suatu produk ekraf maupun wisata di Kudus.

Ketua Tim Kerja TU dan Bimtek Direktorat Komunikasi Pemasaran Kemenparekraf Alfarida Herlina mengatakan, promosi secara digital dapat mengatasi biaya promosi yang mahal.

Pihaknya ingin setiap daerah (detinasi wisata, Red) itu punya brand sendiri, sehingga masyarakat tidak hanya terfokus pada brand wisata yang sudah terkenal seperti wisata Bali.

“Bimtek ini agar pelaku ekraf maupun wisata di Kudus mengerti cara membuat brand yang baik dan benar untuk dipromosikan,” jelasnya

Dia menambahkan, memfokuskan pada digitalisasi bukan berarti cara yang konvensional tidak akan berhasil. Namun setelah melihat jika dengan digital lebih berpotensi, dan tidak perlu mengeluarkan banyak biaya maka hal itu bisa dimanfaatkan untuk promosi secara global/luas.

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat melalui zoom menyampaikan, batik Kudus dan situs potensi Patiayam dinilai memiliki potensi yang besar dalam upaya branding wisata di kabupaten Kudus.

Situs Patiayam, kata dia, saat ini menjadi situs utama yang mendapat perhatian bagi para peneliti prasejarah Indonesia maupun untuk kepeluan pihak akademisi untuk bahan penelitian. Namun, situs patiayam mempunyai potensi tujuan pariwisata.

“Untuk membangun daerah dan mengangkat sektor pariwisata maupun ekraf mari memanfaatkan platform dan teknologi, namun tetap tidak meninggalkan kearigfan lokal yang ada,” ungkapnya.

SINERGI: Kemenparekraf bersama Komisi X DPR RI menyelenggarakan bimtek strategi promosi ekraf dan wisata, Rabu (20/9).
SINERGI: Kemenparekraf bersama Komisi X DPR RI menyelenggarakan bimtek strategi promosi ekraf dan wisata, Rabu (20/9).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Mutrikah mengatakan, strategi promosi secara digital diperlukan untuk meningkatkan branding Kota Kudus.

Dengan bimtek tersebut diharapkan pelaku ekraf maupun wisata bisa mendapatkan pencerahan untuk mempromosikan usahanya.

“Kami ingin daya tarik wisatawan itu tidak hanya soal wisata religi saja saat datang ke Kudus, tetapi juga ada potensi yang lain yang menjadi tujuan pariwisata, seperti produk kriya ukir. Selain itu potensi Patiayam nanti juga akan kita kemas dan promosikan menjafi satu produk wisata yang mana perlu dibranding,” terangnya. (ark/*)

 

 

Editor : Ali Mustofa
#dpr ri #wisata #Lestari Moerdijat #ekraf #Kudus #Kemenparekraf