KUDUS – Polisi berhasil meringkus satu pelaku penusukan yang menewaskan Nanda Indi Saputro, pemuda asal Desa Panjang, Bae, Kudus. Polisi kini tengah melakukan pengejaran dua pelaku lain yang belum tertangkap.
Diberitaan sebelumnya, kasus penusukkan yang menewaskan pemuda asal Desa Panjang ini, belum terungkap. Ibu korban menginginkan pelaku ditangkap semua dan dihukum setimpal.
Siti Indrayani, 40, ibu korban sudah pernah menanyakan kasus itu kepada polisi. Namun, pihak berwajib meminta ibu korban bersabar dan menungu proses penangkapan.
Sementara itu, polisi memastikan kasus itu terus ditangani. Pihak polisi berupaya melakukan pengejaran pelaku.
Korban Nanda, 17, sebelumnya ditusuk oleh pelaku pada Jumat (12/2) lalu. Korban mengalami luka di bagian kepala dan kaki. Sempat dirawat di Rumah Sakit Aisyiyah Kudus. Kemudian dirujuk ke rumah sakit di Solo selama 11 hari.
Kepala korban yang mengalami luka tusukan mendapat enam dijahit. Sedangkan luka sayatan di kaki dan paha diberi 24 jahitan. Namun nahas, nyawa korban tak dapat diselamatkan.
Kasat Reskrim Polres Kudus AKP R. Danang Sri Wiratno menyatakan, pelaku penusukan telah ditangkap pada Minggu (30/6) lalu di Jakarta.
Meski demikian, pihaknya belum menyebut secara rinci kronologis penangkapan pelaku tersebut. Bahkan, identitas pelaku yang ditangkap itu.
Pihaknya akan segera melakukan gelar perkara atas penangkapan pelaku penusukan itu. ”Kami menunggu petunjuk pimpinan untuk diekspos nantinya,” ujarnya. (gal/lin)
Editor : Ali Mustofa