KUDUS – Pengembangan Museum Patiayam membutuhkan dana yang tidak sedikit. Namun museum yang berada di Kecamatan Jekulo itu tidak memiliki pagar. Akibatnya keamanan museum kurang terjamin.
Pantauan Radar Kudus, Museum ini tidak ada pagar. Di sana hanya ada pagar tembok setinggi 2 meter.
Di bagian utara museum, ada pagar rumah kosong yang menjadi pembatas wilayah pemukiman warga. Bagian barat dan selatannya hanya ada hamparan kosong yang dipagar setinggi 1 meter.
Sedangkan museum itu tidak memiliki pagar. Padahal bagian depan museum dihiasi kaca dengan tinggi sekitar 4 meter.
Tak heran banyak pengunjung yang khawatir dengan keamanan museum. Tak hanya itu, museum ini juga tidak ada tiketing. Jadi pengunjung tidak perlu membayar biaya masuk. Hanya saja, ada kotak kebersihan museum.
Siti Asma, salah satu petugas mengaku museum ini memang tak memiliki pagar. Padahal di dalam museum banyak koleksi.
“Kalau tidak ada pagar, khawatirnya dibobol. Soalnya bangunan juga banyak menggunakan material kaca,” terangnya.
Koordinator Museum Situs Purbakala Patiayam Jamin menyadari museum ini sangat rawan karena tidak memiliki pagar.
Dia hanya bisa berharap kepada petugas museum un tuk senantiasa memberikan penjagaan semaksimal mungkin.
“Kami para petugas museum ini kerjanya 24 jam. Jadi ada 3 sif. Tiga petugas perempuan berjaga pagi dan dua petugas laki-laki berjaga sore serta tiga laki-laki berjaga malam,” ungkapnya.
Jamin hanya bisa bersyukur masih ada pengembangan yang dilakukan Pemkab Kudus. Meski demikian staf museum akan menjaga koleksi mereka dengan penjagaan yang tepat. (ari/mal)
Editor : Ali Mustofa