KUDUS – Pemkab Kudus berkomitmen penuh terhadap kesehatan masyarakat Kudus. Salah satu dengan memberi perlindungan melalui kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Pintar (JKN-KIS) Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.Terbukti capaian Universal Health Care (UHC) melampauai target nasional.
Per 1 Desember 2022 telah mencapai 95,42 persen, sedangkan Juli 2023 cakupan UHC di Kudus 97,58 persen atau total yang terkover 847.093 orang.
Ini menandakan bahwa capaian Kabupaten Kudus melampaui capaian secara nasional yang hanya 90,26 persen.
Atas usaha keras itu, Pemerintah Kabupaten Kudus menerima UHC Award Wilayah Jawa Tengah. Bupati Kudus HM. Hartopo berkesempatan menerima penghargaan tersebut di Gedung Gradhika Bhakti Praja, tahun lalu.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Gufron Mukti mengacungi jempol Pemkab Kudus yang begitu semangat melindungi kesehatan warganya.
Pihaknya menambahkan, Kabupaten Kudus menjadi salah satu kabupaten/kota yang memiliki cakupan UHC tinggi.
”Saya sangat mengapresiasi Pemkab Kudus dimana capaian UHC-nya menjadi salah satu yang tertinggi di Jawa Tengah dan nasional. Kita dorong agar seluruh warga Kudus bisa terlindungi,” jelasnya.
Bupati Kudus Hartopo mengatakan, kesehatan warganya merupakan prioritas utama. Oleh sebab itu, capaian ini adalah bentuk nyata komitmennya memberikan jaminan kesehatan terbaik bagi warga kota Kretek.
“Penghargaan Award UHC ini bukti nyata bahwa kesehatan masyarakat Kudus adalah nomor satu. Capainnya sudah melebih nasional,” ungkapnya.
Dia juga meminta dukungan masyarakat Kabupaten Kudus, agar capaian perlindungan kesehatan warga Kudus bisa maksimal.
Tak lupa, ia mewanti-wanti masyarakat agar menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan.
”Yang jelas kami butuh dorongan dari seluruh warga Kudus. Dan, paling penting mari kita sama-sama jaga kesehatan,” kata Bupati Hartopo.
Selain itu Pemkab Kudus, menganggarkan untuk pembayaran bantuan iuran peserta mandiri kelas 3 sebesar Rp 1.805.059.200 bersumber dari anggaran pajak rokok. Premi JKN PD Pemda anggaran yang disediakan dan bersumber dari DBHCT sebesar Rp 24.637.737.600.
Ats kinerja itu, Bupati Hartopo berhasil meraih penghargaan dari Radar Kudus 2023 kategori Bupati yang Berhasil Memberikan Pelayanan Kesehatan Terbaik dengan Capaian Kepesertaan JKN 96,24 persen.
Penghargaan itu diberikan pada Malam Penganugerahan Radar Kudus Awad 2023, Jumat (14/7) di Pendapa Museum RA Kartini Rembang. (san/mal)
Editor : Kholid Hazmi