Baca Juga : Lima Kendaraan Terlibat Kecelakaan Karambol di DPRD Kudus, Begini Kronologinya
Salah seorang warga sekitar, Mansur menyatakan, kedua korban tersebut awalnya berkunjung ke destinasi wisata Air Terjun Kedung Gender, Desa Dukuhwaringin. Kedua orang pengendara Honda Vario hendak menuju salah satu kafe di Desa Japan.
Namun, keduanya tak menemukan lokasi kafe tersebut. Lantaran salah jalan. Akhirnya keduanya memilih putar balik. Melewati jalan turunan yang curam pengendara motor tak bisa mengusai kendaraannya. Diduga pula rem kendaraan tersebut mengalami blong.
”Pengendaran menabrak jalan dan angkruk terus terjatuh ke dasar tebing,” ungkapnya.
Sontak warga yang mengetahui kejadian itu, berusaha menolong korban. Warga mengevakuasi korban dengan tandu dibantu dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus.
Beruntung keduanya selamat dalam kejadiaan itu. Kedua perempuan itu kemudian dilarikan ke Fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan.
”Yang pengendara mengalami sobek pada dagu, dirawat di Puskesmas Dawe. Rekannya, mengeluhkan rasa sakit di dada dan dilarikan ke RSUD Loekmono Hadi,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Japan Sigit Tri membenarkan kejadian kecelakaan itu. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.30. Ia mengaku, turunan tersebut sangatlah curam. Oleh karena itu harus hati-hati saat melintas di lokasi itu.
”Mereka nyasar dan salah jalan, diduga rem motornya mengalami blong,” katanya.
Sigit menambahkan, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Sementara rumah warga yang berada di bawah tebing tidak mengalami kerusakan. (gal) Editor : Ali Mustofa