Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 10.45. Saat kejadian itu, gudang sedang produksi gula merah. Gudang tesebut milik Triono di Desa Kuwukan RT 1/RW II.
”Kebakaran diduga dari api tungku yang berterbangan dan merambat ke bagian bangunan lainnya,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Munaji.
Munaji menambahkan, lokasi gudang berdekatan dengan rumah warga. Karyawan di gudang itu berusaha memedamkan api dengan manual. Menyiram air sedanya.
Karena tak kunjung padam, sekaligus melaporkan kepada petugas kebakaran.
Nahas, api yang makin besar dan merembet tidak bisa dipadamkan oleh karyawan. Akibatnya, api melalap bangunan gudang produksi gula merah itu.
”Bahan baku tebu siap giling lalu gula merah siap jual ikut terbakar,” katanya.
Untuk memAdamkan api tersebut dibutuhkan empat mobil pemadam kebakaran. Sementara api berhasil dijinakkan sekitar tiga jam. Atau tepatnya pukul 13.55. (gal/zen) Editor : Ali Mustofa