Dalam peringatan Kenaikan Isa Almasih ini juga tidak ada pertunjukkan apapun, tetapi full ibadah. Ada 84 umat gereja perempuan dan 77 laki-laki yang hadir ke gereja hari ini (kemarin, Red). Acara dimulai pukul 08.00-09.30.
Namun dalam peringatan peristiwa turunnya ruh Kudus nantinya akan difollow up dengan acara pentakosta di GITJ pada Minggu (28/5) mendatang. Yakni ada adegan teatrikal dan mengarak hasil bumi dari luar ke dalam gereja.
Pada peringatan itu Pendeta Dwi Handoko memberi pesan kepada umat gereja untuk tidak mudah takut dan putus asa.
Hal itu sepadan dengan tema khutbah pendeta yang berjudul "mengapa kamu berdiri menatap langit?". Diambil dari Injil, Lukas 24 : 44-53. Kutipan tersebut merupakan pertanyaan Yesus yang dilontarkan ke muridnya. Saat sudah bangkit, dan meninggalkan murid-muridnya.
Jadi, hal itu menjadi sebuah pesan untuk tidak menjadi orang yang takut saat dihadapi dengan perpisahan. Jangan merasa kosong dan sendiri. "Dikarenakan sudah dijanjikan adanya ruh Kudus yang nanti akan turun untuk mendampingi umatnya," ujar Pendeta Dwi Handoko. (ark) Editor : Ali Mustofa