Diberitakan sebelumnya, sebanyak 554,44 ton beras dari Bulog mulai di-dropping ke balai desa pada Rabu (12/4). Untuk dibagikan ke 55.444 keluarga penerangan manfaat (KPM) di Kudus. Bantuan beras tersebut merupakan program dari Badan Pangan Nasional.
Berdasarkan pantauan kemarin, halaman balai desa sudah dipenuhi kendaraan, warga berdatangan untuk mengambil beras. Di dalam aula balai desa antrean warga mengular sekitar 12 meter. Antrean itu untuk mengambil kupon beras dan tanda tangan kehadiran.
Yeni Rahmawati, warga Desa Mlati Lor RT 2 RW 5 mengatakan pihaknya menemani ibunya untuk mengambil beras. Kebetulan ibunya merupakan KPM PKH. Dirinya mendapatkan undangan pukul 09.30. Namun dari pihak petugas PKH diimbau untuk berangkat lebih pagi agar tidak antre panjang.
"Namun ternyata, sampai sini (Balai Desa Rendeng, Red) saja sudah penuh. Antreannya sudah kayak sepur. Ibu saya masih di tengah-tengah antrean, saya menunggu hampir dua jam," jelasnya.
Sementara itu, petugas PKH wilayah Kecamatan Kota Zaki menyebut jika antrean/keadaan mulai crowded sekitar pukul 08.00. Warga harus antre dulu untuk mengumpulkan bukti undangan dan tanda tangan daftar hadir. Setelah itu mendapatkan kupon untuk mengambil beras.
Pihaknya membenarkan jika jadwal per desa berbeda. Meski begitu memperkirakan pembagian beras akan selesai sebelum pukul 14.00. ”Ya tetap kami layani, dengan harapan agar cepat selesai, kami perkirakan sebelum pukul 14.00 pembagian sudah selesai,” ungkapnya.
Kepala Desa Rendeng Muhammad Yusuf mengatakan pengambilan beras dimulai sekitar pukul 07.00. Ia memperkirakan membeludaknya warga yang berdatangan tidak sesuai jadwal yang sudah ditentukan.
Kebetulan Balai Desa Rendeng merupakan salah satu lokasi titik pembagian beras untuk wilayah Kecamatan Kota. Yang menampung beras untuk KPM yang tersebar di sembilan desa.
”Padahal jadwal per desa itu sudah dibeda-bedakan. Agar pada saat pengambilan itu tidak muntel. Tapi ternyata warga terus berdatangan, mungkin tidak melihat undangan yang diberikan," katanya sembari mengambilkan beras untuk warga yang menghampirinya dengan menunjukkan kupon. (ark/zen) Editor : Abdul Rokhim