Kemarin, wakeboading Agus Supriyanto mempraktikkan olahraga air ski air di Bendungan Logung. Sebelum bermain, dia memakai pelampung dan sepatu ski.
Ketika sudah siap, Agus menceburkan dirinya ke waduk. Tangannya memegang tali yang ditarik oleh speed boat.
Ia mengitari Bendungan Logung dengan kecepatan tinggi. Atraksi cipratan air juga disajikan oleh Agus.
Pemain ski air itu menyebutkan, ia baru belajar sekitar satu bulanan. Untuk papan ski air ini sudah disediakan satu pasang.
"Ini mulanya iseng-iseng, latihan di sini (Bendungan Logung, Red). Kalau ada waktu saja, " ungkap Agus.
Permainan ski air ini punya tingkat kesulitan yakni saat berdiri. Ketika bisa berdiri di atas air maka akan mudah mengitari bendungan.
Terkait keamanan, pihaknya memastikan terjamin. Pengunjung yang mencoba akan disediakan pelampung.
"Alhamdulillah aman, kami sediakan pelampung, " jelasnya.
Pengunjung cukup mengeluarkan ongkos Rp 100 ribu empat orang ketika ingin menjajal speed boat. Jika ingin memacu adrenaline olahraga ski air ini, cukup menambah ongkos Rp 50 ribu.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus Mutrikah mengatakan, adanya ski air menjadi daya tarik wisata di Bendungan Logung. Wahana baru ini sebagai bentuk inovasi wisata Logung.
Mutrikah mengingatkan ketika berlayar harus sesuai dengan standar prosedur yang berlaku. Sekaligus memperhatikan tingkat keamanan penumpang.
"Semua harus izin terlebih dahulu dengan BBWS Pemali Juana, " jelasnya.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Kandangmas, Sabari mengatakan ada 16 perahu wisata yang berizin. Penerbitan operasional perahu tidak serta merta begitu saja.
"Ada kuotanya untuk operasional perahu, ini ada di Sikandang maupun Sintru, " katanya. (gal/mal) Editor : Ali Mustofa