Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Desa Rahtawu Kudus Kembali Longsor, Akses Jalan Tertutup selama Dua Jam

Ali Mustofa • Selasa, 27 Desember 2022 | 21:25 WIB
AKSES: Kondisi Jalan Rahtawu saat masih tertutup longsoran. (BPBD FOR RADAR KUDUS)
AKSES: Kondisi Jalan Rahtawu saat masih tertutup longsoran. (BPBD FOR RADAR KUDUS)
KUDUS – Longsor kembali terjadi di Desa Rahtawu kemarin pada pukul 04.30. Bahkan longsor sempat menutup akses jalan selama dua jam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Mundir mengatakan di Desa Rahtawu setidaknya ada empat titik yang terjadi tanah longsor.

Di antaranya dititik lokasi RT 3 RW 3, RT 2 RW 3, RT 5 RW 1, dan yang paling parah terjadi di titik RT 7 RW 1. "Penyebabnya karena curah hujan tinggi yang terjadi pada Minggu (25/12)," katanya.

Akibat dari peristiwa tersebut, tanah longsor menutup akses jalan Desa Rahtawu sepanjang 40 meter. Munculnya retakan baru di atas tanah longsoran sepanjang 15 meter. "Serta tebing longsor setinggi 8 meter,” katanya.

Kepala Desa Rahtawu Rasmadi Didik Ariyadi mengatakan di RT 07 RW 01 memang kondisinya parah. Sebab akses jalan sempat tertutup. “Tertuup pukul 04.30. Akses baru terbuka pukul 07.00,” terangnya.

Ke depan, pihaknya mengajukan bantuan Pemda untuk anggaran pengeprasan teras siring. "Mengingat itu jalan utama yang menjadi kewenangan Dinas PUPR," jelasnya.

Pihaknya juga sudah mengajukan anggaran minimal pengeprasan pada 2023. Hal itu untuk membentuk teras siring terhadap sejumlah titik rawan longsor. (ark/mal) Editor : Ali Mustofa
#curah hujan tinggi #rahtawu longsor #bpbd kudus #dinas pupr kudus #Kudus #jalan rahtawu #tanah longsor