Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pembangunan Jembatan Apung Penghubung Kudus-Demak Diusulkan Tambah Jangkar

Ali Mustofa • Rabu, 30 November 2022 | 22:03 WIB
BUTUH PERBAIKAN: Seorang pekerja sedang mengecat jembatan apung yang menghubungkan Kudus-Demak, Rabu (30/11). (DONNY SETYAWAN/Radar Kudus)
BUTUH PERBAIKAN: Seorang pekerja sedang mengecat jembatan apung yang menghubungkan Kudus-Demak, Rabu (30/11). (DONNY SETYAWAN/Radar Kudus)
KUDUS - Pembangunan jembatan apung yang menghubungkan Kabupaten Kudus dan Demak mendapat usulan perbaikan oleh pemerintah Kabupaten Kudus. Jembatan tersebut diusulkan ditambahkan jangkar dan akan diusulkan dibangun jembatan gantung.

Dari pantaun, kondisi ketika hujan jalan menuju jembatan apung tersebut terendam air setinggi 30 sentimeter. Saat ini, jembatan kayu mahoni itu belum bisa dilalui oleh masyarakat. Sebab masih dilakukan pekerjaan.

Rencananya jembatan itu memiliki panjang 75 meter dan lebar 2,5 meter akan dibuka pada Senin mendatang. Di bawah jembatan terlihat drum berwarna biru untuk pengapung. Sekaligus tali jangkar untuk menahan jembatan agar tidak terbawa arus.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kudus Samani Intakoris meninjau pembangunan jembatan apung tersebut kemarin. Jembatan tersebut bisa dilalui oleh motor dan bisa berpapasan.

Sebelumnya jembatan tidak bisa untuk berpapasan. Lantaran lebarnya kurang dari 2,5 meter. Sementara ketika air Sungai Wulan naik jembatan kayu sebelumnya hanyut terbawa arus.

"Kalau menyeberang bayarnya Rp 2 ribu, kami nego dikurangi, karena untuk mengembalikan modal investor. Sedangkan untuk anak sekolah kalau bisa digratiskan, " mintanya.

Melihat kondisi jembatan yang ada sekarang, Samani masih perlu diperbaiki. Salah satunya penambahan angkur atau jangkar agar tidak terbawa arus sungai.

Samani akan mengusulkan kepada Bupati Kudus HM Hartopo terkait kondisi jembatan penghubung antar dua Kabupaten. Pemkab Kudus akan mengusulkan pembuatan jembatan gantung. Karena jarak antar tanggul 500 meter.

Usulan tersebut akan disampaikan kepada pemerintah pusat dan provinsi. Pasalnya jembatan menghubungkan antar dia wilayah Kudus dan Demak.

"Pembangunan jembatan gantung juga menyangkut perekonomian warga Demak dan Kudus, " katanya.

Pengelola Jembatan Sasak, Suwarno, 44 mengatakan, jembatan yang baru saat ini pembangunannya didanai oleh investor. Karena berniat untuk membantu masyarakat Desa Kedungwaru, Kabupaten Demak dan Desa Setrokalangan untuk memudahkan akses.

"Karena masyarakat di Demak kebanyakan kerja sebagai buruh rokok di Kudus dan ada yang sekolah juga," Katanya.

Pihaknya juga tidak menaikan tarif penyeberang yang hendak melintasi jembatan. Sementara untuk pelajar tetap digratiskan. (gal) Editor : Ali Mustofa
#jembatan apung #perekonomian warga #pemkab kudus #jembatan gantung #jadi akses warga #Kudus