Perwakilan Bidang Sumber Pelaksana Jaringan Sumber Air (PJSA) BBWS Pemali Juana Fuad Kurniawan mengatakan tanggul yang jebol itu diperbaiki pada Sabtu (5/11). Hal itu langsung ditindaklanjuti usai Bupati Kudus HM Hartopo sidak ke lokasi Jumat (4/11) sore.
Fuad mengatakan, penanganan dikembalikan ke konstruksi semula atau konstruksi parapet dengan pasangan batu. Tanggul yang ditangani panjangnya 15 meter.
"Yang dilakukan hanya penanganan darurat atau jangka pendek," katanya.
Terkait penanganan jangka panjangnya nantinya akan disesuaikan hasil kajian Balai Pengolahan Sumber Daya Air (PSDA) Serang Lusi Juana sekaligus dilakukan direktorat sungai dan pantai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Sementara untuk kerusakan diakibatkan pergeseran tanah dan adannya longsoran kaki tanggul bagian dalam, hal ini akibat dari fluktuasi tinggi muka air banjir dan normal yang cukup signifikan.
Sebelumnya, Bupati Kudus Hartopo mengatakan pembenahan harus segera dilakukan secara cepat. Karena berdampak bahaya bagi di Desa Jati Wetan.
Hartopo juga menyayangkan kondisi konstruksi tanggul. Lantaran tidak ada slip besi. (gal/mal) Editor : Ali Mustofa