Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Meski Ditolak Pedagang, Disdag Kudus Tetap Bangun Kios Baru di Pasar Kalirejo

Ali Mustofa • Jumat, 30 September 2022 | 21:40 WIB
JADI POLEMIK: Suasana Pasar Kalirejo, Undaan, kemarin. Dinas Perdagangan Kudus akan menambah kios baru meski pedagang menolak. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)
JADI POLEMIK: Suasana Pasar Kalirejo, Undaan, kemarin. Dinas Perdagangan Kudus akan menambah kios baru meski pedagang menolak. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)
KUDUS – Polemik yang terjadi antara pedagang dengan Dinas Perdagangan Kudus terkait penambahan kios belum terselesaikan. Pedagang tetap melakukan penolakan penambahan kios.

Namun, dari Dinas Perdagangan akan tetap membangun kios tambahan tersebut. Menurut Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti, Langkah ini sudah sesuai aturan dan tidak melanggar yang jadi ketentuan membangun pasar.

”Kami sudah menyampaikan ke pedagang dan penambahan kios tujuannya baik, agar Pasar Kalirejo buka setiap hari. Tidak hanya pada saat pasaran Jawa. Penolakan pedagang tidak 100 persen pedagang menolak, jadi penambahan kios bisa dilanjutkan,” ungkapnya.

Ditambahkan, Pasar Kalirejo wewenang pemerintah kabupaten (Pemkab) Kudus, sehingga kalau pemkab mau membangun sah-sah saja. Dan, tujuannya juga jelas supaya pasar tersebut hidup tiap hari.

Seperti diketahui sebelumnya, Pasar Kalirejo akan ditambah 18 unit sisi sebelah barat. Pedagang keberatan karena bisa menjadi saingan mereka. Pedagang juga khawatirkan kalau kios di bagian belakang tidak ada yang membeli. Sempat ada audensi bersama pedagang Pasar Kalirejo dan sekitar 160-an pedagang dari total 700 pedagang, yang menyatakan tidak setuju adanya penambahan kios tersebut.

Sementara itu, Sudiharti mengatakan, kios akan tetap dibangun karena beberapa pedagang saja yang tidak setuju. Ia mengatakan, di wilayah Kecamatan Undaan paling banyak jumlah pasar, namun pendapatan asli daerah (PAD) paling sedikit dibanding pasar-pasar lainnya.

”Undaan itu ada empat pasar, yakni Pasar Ngemplak, Wates, Undaan Kidul dan Pasar Kalirejo. Rata-rata bukanya pakai pasaran Jawa. Seperti Pasar Kalirejo hanya buka pasaran Kliwon dan Paing, selebihnya tutup,” jelasnya.

Adanya penambahan kios baru, Pasar Kalirejo bisa buka setiap hari. Supaya, PAD pasar di wilayah Undaan itu ada peningkatan. Sudiharti mengatakan, sebenarnya ada rencana mengurangi jumlah pasar di Undaan, tapi pertimbangannya pedagang yang mencari nafkah dengan berjualan di pasar.

”Supaya tetap berfungsi, maka langkah kami menghidupkan pasar-pasar di Undaan agar bisa buka setiap hari,” jelasnya. (san/him) Editor : Ali Mustofa
#dinas perdagangan kudus #pasar kalirejo #bangun kios baru #Kudus