Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tambah 4 Guru Besar, IAIN Kudus Siap Bertransformasi Menjadi UIN

Abdul Rokhim • Jumat, 23 September 2022 | 22:56 WIB
IAIN FOR RADAR KUDUS
IAIN FOR RADAR KUDUS
KUDUS – Belum lama IAIN Kudus genap memiliki empat guru besar di bidang Hukum Islam . Langkah ini menjadi salah satu gerak nyata IAIN Kudus untuk bertransformasi menjadi universitas Islam Negeri (UIN).

Rektor IAIN Kudus Prof Abdurrohman Kasdi mengatakan capaian guru besar menjadi bagian penting dalam rangka transformasi IAIN ke universitas Islam negeri (UIN). “Target tahun ini submit proposal dan sekaligus kelengkapan dokumen, diharapkan tahapan selesai pada 2023. Jadi harapannya ditahun itu target SK UIN juga turun,” katanya.

Ketika sudah bertransformasi menjadi UIN, bisa jadi ada perubahan dan penambahan, misalnya Fakultas Syari’ah, kemudian berubah menjadi Fakultas Syari’ah dan Hukum, Fakultas Ushuluddin menjadi Fakultas Ushuluddin, dan Humaniora. Selain itu juga ditambah fakultas baru seperti Fakultas Saintek dan fakultas ilmu sosial dan ilmu politik (FISIP).

Jumlah dosen dan tenaga kependidikan sendiri berjumlah 344 terdiri dari 205 dosen PNS, 8 CPNS dosen tetap, 59 dosen non PNS. Pada akhir September ini ada perubahan status dari dosen tidak tetap non PNS menjadi dosen tetap, dosen tidak tetap sendiri di IAIN Kudus ada 72 orang.

Photo
Photo


IAIN Kudus juga telah memiliki 32 jurnal, 30 jurnal sendiri sudah terakreditasi Science and Technology Index (SINTA), namun dengan jumlah 32 jurnal itu sudah sebanding dengan jumlah 32 prodi, harapnya jurnal tersebut dapat membantu dosen untuk meningkatkan karirnya.

Kini IAIN Kudus memiliki empat guru besar, berharap dengan penambahan guru besar itu memberi inspirasi bersama. Hal itu juga menambah kekuatan baru untuk institusi dan lembaga IAIN Kudus yang sedang berlari kencang semangat-semangatnya untuk segera berubah menjadi UIN.

“Untuk guru besar, target yang paling dekat setiap fakultas minimal ada satu Guru Besar. Selanjutnya, pada tahap berikutnya, setiap prodi ada satu Guru Besar,” terangnya.

Diketahui IAIN Kudus mempunyai luas lebih dari 10 hektar (memenuhi kriteria). Kemudian, kriterian lainnya yakni mempunyai minimal 10.000 mahsiswa, IAIN Kudus sendiri telah memiliki 15.000 mahasiswa.

Sementara itu luas bangunan 3,9 hektar terdiri 56 bangunan, 124 ruang perkuliahan. Sarana prasarana (sarpas) juga semakin meningkat dan bertambah, tahun depan sendiri IAIN Kudus akan mendapatkan bantuan dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk laboratorium terpadu, kemudian tahun ini pihaknya sudah punya 32 program studi, yang terdiri dari 26 jurusan (S1) dan 6 jurusan (S2), dan sekarang pihaknya sedang submit untuk jurusan S3.

IAIN Kudus juga menapaki pada level nasional dan internasional. Tercatat ada beberapa mahasiswa Papua, Kalimantan, Sumatera dan mahasiswa lain dari penjuru Nusantara. Ia juga diminati oleh mahasiswa Thailand, dan sebentar lagi akan ada mahasiswa Malaysia yg kuliah di IAIN Kudus.

Mahasiswa baru tahun ini sendiri tercatat ada 2.545 mahasiswa, dari 11.061 pendaftar. Hal itu menunjukkan angka minat untuk kuliah di IAIN Kudus sangat tinggi. Serta menandakan peminat IAIN semakin bertambah dan kompetitif. Hal itu menjadi bekal yang bagus untuk akreditasi.

“Pada (15/9) sendiri pihak IAIN sudah submit akreditasi perguruan tinggi (APT), harapannya IAIN mendapatkan akreditasi dengan target predikat baik sekali,” tegasnya.

Demikian juga penyiapan-penyiapan dokumen terkait dan sekaligus menggandeng beberapa stakeholder, seperti halnya berkolaborasi dengan pihak pemkab.

IAIN Kudus dinilai sedang berlari kencang, memacu diri beserta civitas akademika. Kampus tersebut juga setidaknya menggadeng delapan kabupaten sebagai penyangga, dan tentu pihaknya akan selalu menjalin komunikasi. (adv) Editor : Abdul Rokhim
#IAIN Kudus #uin kudus #4 Guru Besar #Kudus