Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bikin Wisata Edukasi, The Hills Vaganza Kudus Kembangkan Agrowisata

Kholid Hazmi • Sabtu, 10 September 2022 | 18:15 WIB
Photo
Photo
KUDUS – Bisnis sektor wisata saat ini lagi trend dan saat ini yang dilirik membuat agrowisata. Pengusaha wisata mulai mendesain tempat usahanya untuk dijadikan lahan agrowisata. Selain bisa untuk edukasi juga meningkatkan sektor pertanian.

WISATA ALAM: Pengunjung The Hilss Vaganza menikmati wahana sepeda gantung. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)
WISATA ALAM: Pengunjung The Hilss Vaganza menikmati wahana sepeda gantung. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)


Agrowisata juga bakal dikembangkan The Hills Vaganza. Sudah disediakan sekitar 4.000an tanaman jenis alpukat, mangga dan sebagainya. Lahan juga sudah dipersiapkan dan tanaman-tanaman yang dijadikan agrowisata ada yang siap berbuah.

Pengelola The Hills Vaganza Abdul Wahid Amdi yang akrab disapa Didik mengatakan, jadi mengunjungi The Hills Vaganza makin lengkap.

"Ada water boom, sepeda gantung, spot-spot swafoto dan kedepannya ada agrowisata. Bisa untuk edukasi dan memetik buah langsung dari pohonnya," jelasnya.

Didik mengatakan, membuat agrowisata dengan tanaman buah alpukat yang merupakan buah khas Kecamatan Dawe, bisa dijadikan komoditas asli Kudus. Menurutnya, agrowisata lebih menjanjikan karena orang lebih tertarik memetik sendiri langsung dari kebun dan untuk segmen sekolah lebih berpeluang. Jadi rekreasi sambil belajar.

Ia mengatakan, harus ada pengembangan wisata, pilihan wisata yang tepat memang agrowisata. Selain itu, dari sisi sektor pertanian, menghasilkan buah  yang berkualitas. Sehingga, banyak manfaat yang bisa didapat dari bisnis agrobisnis.

Photo
Photo
INSTAGRAMMABLE: Pengunjung berfoto di salah satu spot The Hilss Vaganza Kudus. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Di tempat terpisah, Plt kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus Mutrikah, mengatakan agrowisata memang di Kudus lagi booming. Ada kebun melon, buah naga, kopi dan lainnya.

”Ini cukup bagus, sebenarnya ini berhubungan dengan pertanian tapi kalau sudah berbuah dan siap petik bisa dijadikan tempat wisata. Sekarang ini memang lagi trend dan kami menyambutnya dengan baik, berarti pola pikir masyarakat mulai memikirkan alternatif wisata, yang murah, bisa sembari edukasi,” ungkapnya.

Ia mengatakan, ini bisa diterapkan pada desa wisata. Misalkan, ada lahan yang berpotensi untuk ditanami, bisa dikelola dijadikan agrowisata. Selama ini, yang membuat konsep agrowisata masih individu atau swasta.

”Tidak ada salahnya kalau konsep agrowisata ini bisa dikembangkan untuk destinasi desa wisata. Manfaatnya sangat banyak sekali, hasilnya juga bisa menjadi pendapatan desa. Kami harapkan bisa dicoba pada desa wisata,” imbuhnya. (san/lid/adv) Editor : Kholid Hazmi
#hills vaganza #the hilss vaganza kudus #wisata muria kudus #agrowisata kudus #wisata edukasi kudus #wisata kudus