Semua perwakilan perguruan tinggi keagamaan tersebut hadir di acara tersebut. Termasuk dari kepala Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah.
Kepala LP2M IAIN Kudus H. Shobirin, M.Ag yang ikut menghadiri penutupan KKN KNMB di Palangka Raya mengatakan marwah pergurun tinggi menjadi pedoman awal dalam peningkatan mutu Tri Dharma perguruan tinggi. Salah satunya KKN para mahasiswa. Program KKN KNMB, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat bagi mahasiswa tujuh perguruan tinggi itu, IAIN Palangka Raya sebagai tuan rumah sekaligus sebagai panitia. Program KKN KNMB ini, merupakan bagian dari upaya pengembangan kerukunan umat beragama di Indonesia.
Fokus program KKN KNMB ini adalah pemberdayaan potensi dan moderasi beragama.
KKN KNMB yang diadakan di Palangka Raya merupakan ikhtiar bersama tujuh pendidikan tinggi keagamaan negeri untuk membangun sinergi, kolaborasi dan wujud konkret partisipasi PTKN terhadap penyelesaian atas persoalan-persoalan kebangsaan.
Palangka Raya, lanjutnya, merupakan representasi dari kearifan kultur dan budaya, serta agama yang ada di Indonesia. Karena beragamnya budaya, suku dan agama hidup rukun berdampingan setiap hari. Dengan harapan dapat memberikan bekal dan pengalaman di lapangan secara langsung kepada para mahasiswa. Agar nantinya lebih siap kalau terjun ke masyarakat setelah menyandang gelar sarjana.
”Mahasiswa diharapkan mampu memotret dan menganalisa serta memberikan kontribusi pemecahan masalah secara langsung pada masyarakat/komunitas tanpa mengabaikan kearifan lokal yang dimiliki masyarakat/komunitas tersebut,” jelasnya.
Rektor IAHN TP Palangka Raya Dr. Mujiyono, S.Ag.,M.Ag mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen yang terlibat di acara tersebut. Mulai dari unsur pimpinan dan para dosen pembimbing. Semuanya telah membantu dan membimbing para mahasiswa saat melaksanakan kegiatan KKN KNMB.
”Dalam kegiatan KKN itu meskipun kita semua berbeda dari agama, suku dan budaya kita tetap satu nafas, satu jiwa, dan satu ciptaan Tuhan. Seluruh mahasiswa dapat menjalankan tugas ini dengan baik semangat gotong royong yang tidak pandang perbedaan,” ujarnya.
Sementara Rektor IAKN Palangka Raya Dr. Telhalia, M.Th., D.Th. menyampaikan kegiatan KKN KNMB merupakan implementasi dari visi-misi Kementerian Agama.
”Saya sangat berharap para mahasiswa yang ikut acara ini, menjadi dasar utama untuk membangun karakter bangsa dan dunia pendidikan,” tandasnya.
Rektor IAIN Kudus, Prof. Abdurrohman Kasdi, berharap kegiatan KKN ini bisa menguatkan visi ke-Indonesiaan yang plural dan religius. Dengan hidup berdampingan secara harmonis di tengah berbagai keragaman atau pluralitas ini, baik agama, suku, budaya, bahasa dan lainnya.
Dalam pelaksanaan KKN ini, diyakini akan berdampak terhadap kuatnya saling menghargai dan menghormati antar sesama warga negara dan umat beragama. Ia juga menekankan bahwa keterlibatan IAIN Kudus dengan mengirimkan mahasiswa untuk ikut KKN Nusantara ini merupakan wujud konkret komitmen IAIN Kudus dalam berperan serta menguatkan moderasi beragama.
Kegiatan KKN Kolaborasi Nusantara Moderasi Beragama ini penting dalam rangka menyemai rasa persatuan dan kesatuan bagi para mahasiswa peserta KKN, ungkap Rektor IAIN Kudus ini. (adv) Editor : Abdul Rokhim