Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Naik Mobil Klasik VW, Pembawa Baki Bendera Paskirabaka Nasional I Dewa Ayu Firsty Disambut Meriah

Ali Mustofa • Rabu, 31 Agustus 2022 | 23:30 WIB
MERIAH: Para santri mengusung bendera Merah Putih sepanjang 800 meter saat kirab peringatan haul Habib Ja’far Al-Kaff dengan start di Jalan Pengeran Puger kemarin. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)
MERIAH: Para santri mengusung bendera Merah Putih sepanjang 800 meter saat kirab peringatan haul Habib Ja’far Al-Kaff dengan start di Jalan Pengeran Puger kemarin. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)
KUDUS – Euforia yang begitu meriah menyambut kembalinya siswa SMA 2 Kudus I Dewa Ayu Firsty Dewanggi, pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) yang bertugas membawa baki saat upacara detik-detik Proklamasi 17 Agustus 2022, Kemerdekaan RI di Istana Merdeka.

Firsty panggilan akrabnya sampai di Kudus Senin (29/8) dan kedatangannya membuat gembira masyarakat Kudus terutama teman-teman, guru dan kepala sekolah. Firsty beserta kedua orangtua disambut oleh Bupati Kudus Hartopo, Sekretaris Disdikpora Kudus Dian Vitayani dan tim Djarum Foundation di Kantor Bupati Kudus.

Beragam apresiasi diberikan kepada Firsty, mulai dari sambutan meriah hingga tabungan pendidikan dari Djarum Foundation. Ia telah berhasil membawa nama Kabupaten Kudus dan Jawa Tengah saat menjalankan tugas Paskibraka di Istana Merdeka.

Ia berbagi cerita dan pengalamannya saat kali pertama datang sampai dengan pulang kembali dihadapan rekan-rekannya Paskibraka Kabupaten Kudus, yang berjuang bersama saat gemblengan Paskibraka ditingkat kabupaten.

”Saya sempat merasakan Insecure yang hebat, karena akan berbaur dengan orang yang cantik-cantik dan pintar. Tapi, ayah dan ibu saya yang menumbuhkan kembali rasa percaya diri saya dan kuat saat menjalani latihan di pusat,” ungkapnya.

Ia juga memberikan gambaran kalau perjuangannya saat mengikuti Paskibraka di Jakarta itu tidak mudah dan memang berat. Harus jauh dari orang tua, kemudian berbaur dengan beragam karakter dari berbagai daerah. Tapi, Firsty berhasil melaluinya karena ada orang-orang baik disekitarnya yang terus memberikan suport.

Nampak ekspresi bahagia terlihat dari wajah Firsty, lantas naik ke kursi bagian atas mobil dan melanjutkan perjalanan menuju SMAN 2 Kudus. Terlihat iring-iringan marching band SMK Wisuda Karya Kudus juga mengiringi perjalanan Firsty ke sekolah. Ada juga mobil jip yang mengarak kepulangan Firsty yang sudah mengharumkan nama baik Kudus di tingkat nasional.

Program Officer Bakti Pendidikan Djarum Foundation Elizabeth Lydia, mengatakan atas prestasi yang membanggakan tersebut, Djarum Foundation juga beragam apresiasi diberikan kepada Firsty. Salah satu apresiasi yang didapatkan adalah tabungan pendidikan senilai Rp 50 juta dari Djarum Foundation.

”Djarum Foundation juga turut memberikan apresiasi kepada 65 anggota Pasukan Pengibar Bendera di tingkat provinsi dan kabupaten berupa tabungan pendidikan dengan total senilai Rp130 juta,” terang Elizabeth.

Bupati Kudus Hartopo mengatakan, bangga atas prestasi Firsty. Ia berpesan memberikan motivasi kepada adik-adik yang kemudian hari bisa meneruskan perjuangan seperti Firsty. Ini merupakan momentum yang istimewa, baru kali ini ada siswa dari Kudus dipercaya membawa baki saat upacara HUT Ke 77 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka.

”Ini merupakan yang pertama siswa dari Kudus Paskibraka Nasional yang bertugas membawa baki yang menjadi titik perhatian seluruh masyarakat Indonesia. Sebelumnya, juga pernah ada siswa lolos Paskibraka nasional, saya berharap kedepan kembali ada yang berhasil lolos ke nasional,” ungkapnya. (san) Editor : Ali Mustofa
#SMA 2 Kudus #I Dewa Ayu Firsty Dewanggi #tabungan pendidikan #paskibraka nasional #Djarum Foundatio #Kudus