Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

118 Siswa MAN 2 Kudus Lolos Jalur SBMPTN 2022

Ali Mustofa • Senin, 18 Juli 2022 | 22:46 WIB
MADRASAH FAVORIT: Beberapa pengunjung tampak melewati area taman halaman depan MAN 2 Kudus belum lama ini. (ARIKA KHOIRIYA/RADAR KUDUS)
MADRASAH FAVORIT: Beberapa pengunjung tampak melewati area taman halaman depan MAN 2 Kudus belum lama ini. (ARIKA KHOIRIYA/RADAR KUDUS)
KUDUS - Sebanyak 118 siswa MAN 2 Kudus lolos lewat jalur seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) 2022. Pencapaian kelulusan itu pun meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 103 siswa.

Kepala MAN 2 Kudus Shofi mengatakan dengan pencapaian kelulusan yang semakin meningkat, hal itu bisa menjadi motivasi adik kelas untuk mengikuti SBMPTN tahun berikutnya. "Pada proses pembelajaran kepada siswa sendiri dengan cara penguatan pelajaran di UTBK," katanya.

Shofi menyebut, julukan madrasah akademis berbasis riset itu memang memiliki program untuk bisa mendongkrak/mengarahkan agar masuk perguruan tinggi (PT) favorit. Namun hal itu, kata dia, dengan tetap mempertimbangkan basic, kapabilitas/kemampuan yang dimiliki tiap siswa baik itu dari segi akademisnya maupun segi minatnya.

"Program tersebut juga merupakan inovasi unggulan, yakni bagaimana madrasah bisa mengantarkan siswa ke perguruan tinggi negeri (PTN)," ujarnya.

Selain itu, MAN 2 Kudus juga menjalankan inovasi dengan menyediakan jasa layanan psikologi (JAPSI) mulai tahun ini. Pada dasarnya, praktek pelayanan itu sudah ada sejak 2008 di BCS. Setelah berangsurnya waktu, pada 2018 kemudian pelayanan tersebut menjalar ke kelas reguler, dengan artian semua siswa mendapatkan jasa pelayanan tersebut.

"Pelayanan tersebut membantu siswa agar tidak salah pilih memilih perguruan tinggi baik itu dengan jurusan yang dipilih," imbuhnya.

Pembimbingan itu dilakukan sebelum siswa finalisasi PT dan jurusan yang dipilih, saat itulah pihaknya memberikan konseling. "Jadi siswa itu pengennya kemana diarahkan sesuai dengan kemampuannya. Biar daftarnya itu tidak sia-sia," ungkapnya.

Bimbingan tidak hanya sampai pada siswa, namun juga butuh komunikasi dengan melibatkan wali murid. Setelah itu, barulah mengadakan kesepakatan antara siswa dan orang tua untuk mengambil PT dan jurusan yang dipilih sesuai hasil arahan.

Prosesnya sendiri sudah dipersiapkan dari awal. Misalnya, semenjak kelas X, siswa itu sudah dikenalkan dengan soal-soal ujian tertulis berbasis komputer (UTBK)," terangnya.

Pengenalan soal UTBK dilaksanakan sejak sekitar 2018/2019. Serta ada pendataan terkait rencana siswa setelah lulus dari MAN 2 Kudus. Kebanyakan lebih dari 90 persen siswa ingin melanjutkan ke PTN/perguruan tinggi swasta. Lalu, ketika sudah menginjak ke kelas XII, barulah diproses lebih lanjut dengan memberikan soal-soal try out.

"Jadi tidak hanya membantu prosesnya, Namun juga membantu mengarahkan sesuai dengan kemampuan siswa," imbuhnya. (ark) Editor : Ali Mustofa
#seleksi sbmptn #MAN 2 Kudus #Kudus