Kepala Desa Setrokalangan, Didik Handono menyatakan hujan disertai angin kencang itu terjadi pada pukul 17.15. Akibatnya, setidaknya 25 rumah warga rusak. "Kejadian ini melanda di RW 1 dan 2, sekitar 24 rumah warga terdampak," katanya.
Peristiwa angin kencang tersebut, membuat genting rumah warga rontok. Paling parah terjadi di RW 2. Atap dapur milik seorang warga ikut tersapu angin. Akibatnya atap tersebut menimpa rumah tetangga sekitarnya.
Dari pendataan Pemdes Setrokalangan dipastikan tidak ada korban jiwa. Hanya saja kerugian secara materiil. "Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka," katanya.
Plt Kepala BPBD Kudus, Rinardi Budiyanto menyatakan pihaknya telah mengirimkan logistik ke lokasi bencana.
Sementara itu, akibat kejadian tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp 20 juta. "Penanganan kerja bakti bersama dengan warga serta relawan untuk pembenahan atap rumah," ungkapnya. (gal/khim) Editor : Abdul Rokhim