Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Lantik 46 Pejabat, Bupati Kudus: Jangan Ambil TPP Kerja Riil

Ali Mustofa • Jumat, 18 Februari 2022 | 03:20 WIB
PENYEGARAN: Bupati Kudus melantik dan meroling 46 pejabat eselon III dan IV kemarin. (GALIH ERLAMBANG W/Radar Kudus)
PENYEGARAN: Bupati Kudus melantik dan meroling 46 pejabat eselon III dan IV kemarin. (GALIH ERLAMBANG W/Radar Kudus)
KUDUS - Bupati Kudus, Hartopo melantik dan merolling 46 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kemarin sore. Sebagai abdi negara OPD didorong menerapkan kedisiplinan, jangan hanya mengambil Tambahan penghasilan pegawai (TPP) semata.

Sebanyak 46 pejabat eselon III dan IV Pemkab Kudus dilantik dan dirolling. Salah satunya diantaranya, Mutrikah yang dulu menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus kini menjabat sebagai Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kudus. Sedangkan Plt Kepala Disbudpar Kudus kini dijabat oleh Wisnu Broto Purnawarman yang dulunya menjabat Camat Jekulo.

Di samping itu, Budi Waluyo yang sebelumnya menjabat Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, kini menjabat Sekretaris Satpol PP Kudus. Sedangkan Kalak BPBD Kudus dijabat oleh Rinardi Budiyanto.

Bupati Kudus Hartopo mengatakan, penyesuaian atau roling jabatan ini dilakukan menimbang kinerja OPD. Indikatronya adalah dianggap kinerjanya dalam penanganan Covid-19 kurang maksimal. Sekaligus sudah terlalu lama menjabat.

"Ada juga yang usulan dari dinas, utamanya pars ASN yang tidak bisa bekerja dengan baik. Laporan itu disampaikan kepada BKPP," ungkapnya.

Terkait mutasi tersebut, Hartopo memastikan berjalan dengan lancar dan sesuai bidang kompetensi tiap ASN.

Dalam kinerjanya nanti, ASN tetap dipantau kontribusinya dalam mengabdi kepada negara dan masyarakat. Evaluasi tetap diterapakan Pemkab Kudus.

Di samping itu, ASN juga diminta bekerja secara maksimal dalam pemberian layanan kepada masyarakat. Sebab ASN merupakan pelayan masyarakat.

"Kedisiplinan harus benar dijaga, jangan hanya menganbil kewajiban TPP saja. Kerja harus riil," harapnya. (adv) Editor : Ali Mustofa
#pelayanan masyarakat #Abdi Negara #lantik pejabat #Kudus #bupati kudus