Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pencegahan, 60 Kepsek di Kudus Jadi Agen Stop Bullying

Ali Mustofa • Senin, 29 November 2021 | 02:55 WIB
Photo
Photo
KUDUS Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) menggelar sosialisasi sekolah ramah anak di Pusat Belajar Guru (PBG) baru-baru ini. Kegiatan ini, diikuti 60 kepala SD dan SMP.

Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada melalui Kabid Dikdas M. Zubaedi mengatakan, sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari program Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Kegiatan ini, mengundang 60 SD negeri dan SMP negeri/swasta. Sebagai bentuk penekanan kepada sekolah agar terbebas dari kasus bullying. Baik yang dilakukan siswa, guru, maupun orang tua.

Zubaedi mengatakan, sosialisasi yang disampaikan pada peserta salah satunya sanksi apabila terjadi bullying. Diharapkan, tidak ada kasus perundungan dan kekerasan pada anak. Baik yang dilakukan sesama siswa, pendidik, dan nonpendidik maupun orang tua. Harapannya, anak dapat nyaman saat bersekolah, sehingga sekolah menjadi ramah terhadap anak.

”Setelah acara ini, sekolah harus menindaklanjuti yakni dengan mengumpulkan para guru. Materi yang kami sampaikan ini nantinya harus disampaikan kepada para guru. Biar para guru tahu batasan bullying. Apalagi ditingkat SMP yang banyak siswanya, tentunya rawan kasus bullying,” kata Moh Zubaedi.

Ditegaskan, ada ancaman pidana dan denda bagi pelaku bullying dan kekerasan pada anak. Nantinya di sekolah juga ada memorandum of understanding (MoU) antara sekolah dengan siswa serta sekolah dengan orang tua siswa, agar tidak terjadi bullying atau bersama-sama stop bullying di sekolah.

Diakui, pihaknya juga sudah memetakan sekolah yang rawan terjadinya bullying. Khususnya sekolah swasta yang memiliki jumlah siswa banyak. ”Ini menjadi perhatian agar tidak ada kasus bullying di Kudus yang terjadi di sekolah,” imbuhnya. (lin)

  Editor : Ali Mustofa
#kepala sekolah #disdikpora kudus #kasus bullying