Peresmian kubah makam Habib Ja’far Al Kaff tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Kudus, HM Hartopo. Pada acara peresmian yang berlokasi di Makam Umum Desa Ploso dihadiri oleh keluarga Habib Ja’far, sekaligus Kapolres dan Dandim Kudus.
Peresmian kubah makam tersebut ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Hartopo dan perwakilan ulama KH. Arifin Fanani. Di kesempatan itu juga, dibacakan tahlil di makam waliyullah berambut gondrong oleh Habib Ali Zainal Abidin Al Kaff.
Pada akhir acara Bupati Kudus, Dandim, Kapolres, dan perwakilan ulama memasangkan luwur pada nisan di kawasan kubah makam Habib Ja’far Al Kaff.
Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, sosok Habib Ja’far merupakan ulama yang kharismatik. Sekaligus sederhana dan ulama yang ketokohannya sangat mengesankan. Di samping itu, beliau juga tokoh ulama yang berpengaruh bagi Indonesia.
”Sosok Habib Ja’far sudah dikenal di seantero nusantara, sekaligus beliau juga dikenal hingga luar Indonesia,” jelasnya.
Dengan ditandai peresmian kubah makam tersebut, itu sama halnya menambah daya tawar wisata di Kudus. Hartopo menyebut, jumlah wisata religi bertambah. Sehingga bisa ada jujukan wisata religi untuk dikunjungi.
Diresmikannya kubah makam juga, merupakan bentuk penghormatan bagi Habib Ja’far. Sosok beliau yang dikagumi, juga dicanangkan sebagai nama jalan di Kudus oleh pemerintah daerah.
Sementara itu, Perwakilan Keluarga Habib Ja’far Al Kaff, Habib Muhammad Alwi Ba'qil mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dari beberapa pihak. Hal ini ditunjukkan telah membantu proses pembuatan kubah hingga lainnya.
”Dengan diresmikannya kubah makam Habib ja’far wisata religi bertambah. Beliau adalah waliyullah yang dikenal di seluruh nusantara dan luar negeri. Serta memberikan berkah manfaat bagi masyarakat Kudus,” terangnya. Editor : Ali Mustofa