RADAR KUDUS — Susu UHT yang kemasannya telah dibuka tidak lagi memiliki daya tahan selama susu dalam kemasan tertutup.
Begitu terpapar udara, susu perlu segera didinginkan dan umumnya sebaiknya dikonsumsi dalam 3–4 hari.
Pada penyimpanan kulkas yang stabil, beberapa panduan masih menyebutkan batas maksimal sekitar 7 hari.
Perubahan Setelah Kemasan Terbuka
Susu UHT memang dirancang agar lebih tahan lama sebelum dibuka melalui proses pemanasan bersuhu tinggi.
Meski demikian, pembukaan segel membuat susu terpapar udara serta mikroorganisme dari lingkungan sekitar.
Kontak dengan gelas, sendok, atau bibir saat minum langsung dari kemasan juga dapat mempercepat penurunan kualitas susu.
Baca Juga: Bukan Sekedar Minum Susu, Ini Tips Konsumsi Dancow untuk Menambah Berat Badan
Karena itu, susu UHT yang sudah dibuka tidak boleh lagi diperlakukan seperti susu yang masih tersegel.
Kemasan perlu segera ditutup dan disimpan pada suhu dingin agar pertumbuhan bakteri tidak berjalan terlalu cepat.
Rentang Waktu yang Aman
Jika langsung dimasukkan ke lemari pendingin, susu UHT yang telah dibuka umumnya masih aman diminum selama 3–4 hari.
Beberapa sumber kesehatan menyebutkan masa simpan maksimal dapat mencapai 7 hari, tetapi angka tersebut sebaiknya dipandang sebagai batas terakhir, bukan jangka waktu ideal untuk menghabiskan susu.
Suhu lemari pendingin sebaiknya berada di sekitar 4°C atau lebih rendah.
Susu juga lebih baik diletakkan di rak tengah kulkas, bukan di pintu, karena suhu di bagian pintu cenderung lebih mudah berubah ketika kulkas sering dibuka.
Baca Juga: Penyebab Rambut Rontok dan Solusinya: Kenali Faktor Pemicu serta Cara Menanganinya
Jangan Terlalu Lama di Suhu Ruang
Susu UHT yang sudah dibuka dan dibiarkan pada suhu ruang hanya bertahan sekitar 2–4 jam.
Pada ruangan yang panas, proses kerusakan dapat berlangsung lebih cepat sehingga susu berisiko berubah rasa, bau, maupun tekstur sebelum waktu tersebut habis.
Apabila susu telah dituang ke gelas tetapi belum habis, sisa susu dalam kemasan sebaiknya segera dikembalikan ke kulkas.
Membiarkannya di meja makan dalam waktu lama dapat membuat susu lebih cepat tidak layak konsumsi.
Baca Juga: Manfaat Air Kelapa untuk Hidrasi Tubuh dan Keseimbangan Elektrolit dalam Kehidupan Sehari-hari
Langkah Menjaga Kualitas Susu
Kemasan yang telah dibuka perlu ditutup kembali dengan rapat.
Bila kemasan karton sulit disegel sempurna, susu dapat dipindahkan ke wadah bersih, kering, dan memiliki tutup agar tidak menyerap aroma makanan lain di dalam kulkas.
Sebaiknya hindari kebiasaan minum langsung dari kemasan. Lebih aman menuang susu ke gelas terlebih dahulu, lalu menyimpan sisanya dalam kondisi tertutup.
Menulis tanggal pembukaan pada kemasan juga membantu mengingat kapan susu perlu segera dihabiskan.
Ciri Susu yang Perlu Dibuang
Susu UHT perlu segera dibuang apabila mengeluarkan bau asam, rasanya berubah, atau teksturnya menggumpal dan terpisah.
Tanda-tanda tersebut menunjukkan susu telah mengalami kerusakan, sehingga tidak disarankan diminum walaupun belum melewati batas hari penyimpanan.
Petunjuk pada label produk tetap perlu dijadikan acuan utama.
Bila produsen mencantumkan masa konsumsi yang lebih singkat, saran tersebut harus diikuti agar susu tetap aman bagi kesehatan. (*)
Editor : Ali Mustofa