Selama Ini Jadi Sampah, 5 Kulit Buah Ini Justru Kaya Nutrisi

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 19:20 WIB
Buah Semangka Ternyata Punya Banyak Manfaat Untuk Ibu Hamil.
Buah Semangka Ternyata Punya Banyak Manfaat Untuk Ibu Hamil.

RADAR KUDUS - Kulit buah umumnya langsung dipisahkan dan berakhir di tempat sampah. Padahal, tidak semua kulit buah hanya menjadi limbah. Beberapa di antaranya ternyata dapat dikonsumsi dan menyimpan beragam nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.

Mengonsumsi bagian kulit buah juga dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk mengurangi limbah makanan. Selain itu, kulit buah tertentu mengandung serat, vitamin, mineral, serta antioksidan yang bisa menambah nilai gizi dari makanan.

Meski demikian, kulit buah tidak selalu aman disantap begitu saja. Sebagian jenis dapat dikonsumsi langsung setelah dibersihkan, sementara lainnya perlu dimasak terlebih dahulu agar teksturnya lebih lunak dan lebih mudah dikonsumsi.

Baca Juga: Sulit Tidur Nyenyak? 8 Buah Ini Bisa Jadi Pilihan Sebelum Istirahat

Dikutip dari Real Simple, berikut lima jenis buah dan tanaman buah yang bagian kulitnya ternyata bisa dimanfaatkan sebagai makanan.

Kulit mangga ternyata tidak hanya menjadi pelindung daging buah. Bagian ini mengandung serat, vitamin C, dan vitamin E yang dapat memberikan tambahan nutrisi.

Berdasarkan sebuah penelitian, dalam 10 gram kulit mangga terdapat sekitar 3,6 hingga 7,8 gram serat. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa bagian kulit memiliki potensi sebagai sumber serat tambahan.

Kandungan tersebut juga membuat kulit mangga mulai diteliti untuk diolah menjadi bahan makanan. Salah satu bentuknya adalah bubuk kulit mangga yang dapat dicampurkan ke dalam berbagai olahan seperti roti, pasta, hingga jeli.

Namun, kulit mangga perlu dikonsumsi dengan hati-hati, terutama bagi orang yang belum pernah memakannya. Pada sebagian orang, kulit mangga dapat memicu reaksi alergi.

Selanjutnya ada kulit pisang yang mungkin masih terdengar asing untuk sebagian orang. Padahal, di sejumlah negara, kulit pisang telah dimanfaatkan sebagai salah satu bahan masakan.

Kulit pisang mengandung serat larut yang dapat mendukung kesehatan pencernaan. Bagian ini juga menyediakan antioksidan dan sejumlah mikronutrien.

Pemanfaatan kulit pisang dalam masakan bukan sekadar tren baru. Kulit pisang telah digunakan dalam berbagai resep makanan, termasuk kari berbahan kulit pisang yang pernah dibagikan penulis buku masak Nigella Lawson dan mendapat perhatian di media sosial.

Agar teksturnya lebih mudah dinikmati, kulit pisang umumnya lebih cocok diolah terlebih dahulu dibandingkan dimakan mentah.

Kulit kiwi juga sebenarnya dapat dimakan meskipun teksturnya berbulu dan terasa lebih kasar dibandingkan bagian daging buah. Jika mampu menikmati teksturnya, mengonsumsi kiwi secara utuh dapat memberikan tambahan serat.

Kiwi sendiri dikenal dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan. Sebuah penelitian menunjukkan konsumsi dua buah kiwi setiap hari dapat meningkatkan frekuensi buang air besar dan membantu mengatasi sembelit ringan.

Baca Juga: 5 Buah yang Bisa Bantu Diet, Ada yang Bikin Kenyang Lebih Lama

Sebagian kandungan serat tersebut terdapat pada bagian kulit. Karena itu, mengonsumsi kiwi bersama kulitnya memungkinkan tubuh mendapatkan lebih banyak serat dibandingkan hanya menyantap daging buah.

Bagi yang kurang menyukai tekstur berbulu pada kulit kiwi hijau, kiwi gold dapat menjadi alternatif. Jenis ini memiliki kulit yang relatif lebih halus sehingga lebih mudah dikonsumsi secara utuh.

Jangan buru-buru membuang kulit semangka setelah menikmati daging buahnya. Bagian putih hingga kulit semangka ternyata mengandung sejumlah nutrisi yang dapat dimanfaatkan.

Kulit semangka mengandung citrulline, antioksidan, serta beberapa mineral seperti kalsium, magnesium, kalium, dan zat besi.

Citrulline merupakan salah satu senyawa yang berkaitan dengan proses pembentukan oksida nitrat dalam tubuh dan dapat berperan dalam membantu mengatur tekanan darah.

Karena tekstur kulit semangka cukup keras, bagian ini biasanya tidak dimakan langsung. Salah satu cara pemanfaatannya adalah dengan mengolahnya menjadi acar.

Acar kulit semangka bahkan dikenal sebagai salah satu makanan tradisional di wilayah Selatan Amerika Serikat. Dengan pengolahan yang tepat, bagian yang sebelumnya dianggap limbah tersebut dapat berubah menjadi makanan yang memiliki nilai tambah.

Jenis tanaman lain yang kulitnya dapat dikonsumsi adalah winter squash atau kelompok labu musim dingin. Meski kulitnya relatif keras, bagian tersebut dapat melunak setelah melalui proses pemasakan.

Penelitian terhadap butternut squash menunjukkan bahwa kulitnya mengandung antioksidan. Kandungan tersebut membuat kulit labu berpotensi menambah asupan nutrisi dalam hidangan.

Kulit winter squash juga mengandung serat. Beberapa jenis, seperti acorn squash dan delicata squash, memiliki kulit yang cenderung lebih cepat lunak ketika dimasak sehingga lebih mudah dikonsumsi.

Lima jenis kulit buah dan tanaman tersebut menunjukkan bahwa bagian makanan yang selama ini dianggap tidak berguna ternyata masih dapat dimanfaatkan. Namun, kebersihan dan cara pengolahan tetap menjadi hal penting sebelum mengonsumsinya.

Buah sebaiknya dicuci secara menyeluruh sebelum kulitnya dimakan. Untuk kulit yang keras atau memiliki tekstur kurang nyaman, memasaknya terlebih dahulu dapat menjadi pilihan.

Selain berpotensi menambah asupan serat dan nutrisi, memanfaatkan kulit buah juga dapat membantu mengurangi jumlah limbah makanan. Jadi, sebelum membuang kulit buah, ada baiknya mengetahui terlebih dahulu apakah bagian tersebut sebenarnya masih bisa dimanfaatkan.

Editor : Mahendra Aditya
kulit buah bisa dimakan kulit buah kaya nutrisi manfaat kulit buah kulit mangga kulit pisang