Minum Air Dingin di Malam Hari, Ini Fakta Kesehatan yang Perlu Dipahami Sebelum Tidur

Anita Fitriani • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 23:58 WIB
Ilustrasi air dingin
Ilustrasi air dingin

RADAR KUDUS — Minum air dingin di malam hari sering dikaitkan dengan berbagai anggapan, mulai dari dapat menyebabkan masuk angin hingga meningkatkan risiko gangguan jantung.

Sebagian orang memilih air dingin karena terasa lebih menyegarkan, terutama setelah beraktivitas atau ketika tubuh merasa panas.

Namun, apakah kebiasaan tersebut benar-benar berbahaya jika dilakukan menjelang tidur? Berdasarkan keterangan medis yang tersedia, suhu air bukan faktor utama yang menentukan kesehatan seseorang. 

Hal yang lebih perlu diperhatikan adalah jumlah air yang diminum dan pengaruhnya terhadap waktu istirahat.

Baca Juga: Sedang Diet? 5 Makanan Ini Sebaiknya Jangan Dimakan saat Malam Hari

Air, baik dalam kondisi dingin maupun bersuhu ruang, tetap berfungsi untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Hingga saat ini, belum ada bukti kuat bahwa minum air dingin pada malam hari secara langsung dapat menyebabkan penyakit serius pada orang yang sehat.

Klaim bahwa air dingin bisa menimbulkan kanker atau meningkatkan risiko serangan jantung juga tidak memiliki dasar medis yang kuat.

Setelah diminum, air akan segera menyesuaikan diri dengan suhu tubuh sehingga tidak tetap berada dalam kondisi dingin di saluran pencernaan.

Baca Juga: Jangan Dianggap Sepele, Ini 10 Macam Pusing, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Meski demikian, minum air dalam jumlah banyak sebelum tidur dapat mengganggu kenyamanan. Cairan yang berlebihan berpotensi membuat seseorang lebih sering terbangun untuk buang air kecil pada malam hari.

Gangguan tersebut dapat mengurangi durasi dan kualitas tidur, terutama bagi orang yang memang memiliki kebiasaan sering buang air kecil pada malam hari.

Cleveland Clinic menyarankan agar seseorang tidak mengonsumsi air dalam jumlah besar menjelang waktu tidur dan memilih minum secukupnya jika benar-benar merasa haus.

Pada sebagian orang, air dingin juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman sementara. Sensasi tersebut dapat muncul dalam bentuk gigi ngilu, tenggorokan terasa kurang nyaman, atau perut terasa kaget setelah menerima minuman bersuhu rendah.

Baca Juga: Jarang Kena Matahari? Begini Cara Memenuhi Kebutuhan Vitamin D

Kondisi ini biasanya lebih berkaitan dengan sensitivitas tubuh masing-masing, bukan tanda bahwa air dingin secara umum berbahaya.

Orang yang memiliki gigi sensitif atau masalah tertentu pada kerongkongan dapat memilih air bersuhu ruang untuk mengurangi keluhan.

Manfaat utama minum air sebelum tidur sebenarnya terletak pada pemenuhan kebutuhan cairan, bukan pada suhu airnya. Jika tubuh kekurangan cairan, beberapa tanda seperti mulut kering, urine berwarna lebih gelap, rasa lelah, dan pusing dapat muncul.

Minum air secukupnya dapat membantu mengatasi kekurangan cairan ringan, tetapi kebutuhan setiap orang berbeda-beda berdasarkan aktivitas, kondisi cuaca, usia, dan keadaan kesehatan.

Baca Juga: Manfaat Daun Kemangi, Benarkah Bisa Hilangkan Bau Ketiak? Ini Faktanya

Air dingin memang dapat memberikan sensasi segar dan lebih mudah diminum oleh sebagian orang.

Karena itu, air dingin bisa menjadi pilihan selama tidak menimbulkan keluhan dan dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Namun, tidak ada bukti yang cukup untuk menyatakan bahwa air dingin pada malam hari memiliki manfaat khusus, seperti membakar lemak secara signifikan, mempercepat metabolisme secara besar-besaran, atau meningkatkan kualitas tidur.

Bukti ilmiah mengenai pengaruh suhu air terhadap kesehatan masih terbatas.
Kebiasaan minum air dingin juga tidak secara otomatis menyebabkan flu.

Flu disebabkan oleh infeksi virus, bukan semata-mata karena seseorang mengonsumsi minuman dingin.

Baca Juga: Anak Pilek dan Batuk Belum Tentu Infeksi, Kenali Ciri Alergi pada Anak

Meski begitu, orang yang sedang mengalami batuk, nyeri tenggorokan, atau sensitif terhadap suhu rendah mungkin merasa gejalanya lebih tidak nyaman setelah minum air dingin.

Dalam keadaan seperti itu, air bersuhu ruang atau hangat dapat menjadi pilihan yang lebih nyaman.

Minum air dingin di malam hari pada umumnya aman bagi orang sehat selama porsinya tidak berlebihan dan tidak menimbulkan keluhan.

Risiko yang lebih nyata bukan berasal dari suhu air, melainkan dari kebiasaan minum terlalu banyak menjelang tidur sehingga waktu istirahat terganggu.

Baca Juga: Pejuang Diet Wajib Tahu, 5 Kebiasaan Malam Ini Sebaiknya Dihindari

Jika merasa haus, minumlah secukupnya dan hindari memaksakan diri menghabiskan satu gelas besar sebelum berbaring.

Bagi orang yang memiliki penyakit ginjal, gangguan jantung, diabetes, atau sering mengalami buang air kecil pada malam hari, kebutuhan cairan sebaiknya dibicarakan dengan tenaga kesehatan.

Pengaturan jumlah dan waktu minum dapat berbeda sesuai kondisi masing-masing. Pada akhirnya, air dingin maupun air bersuhu ruang sama-sama dapat membantu hidrasi, selama dikonsumsi secara wajar dan disesuaikan dengan respons tubuh. (*) 

Editor : Mahendra Aditya
Minum air dingin di malam hari Manfaat minum air dingin malam hari Waktu minum air sebelum tidur air dingin