Asap dan Polusi Udara Meningkat, Ini 5 Jenis Masker yang Bisa Jadi Pilihan

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 08:49 WIB
Ilustrasi foto perempuan memakai masker ditengah polusi asap. (Gemini AI)
Ilustrasi foto perempuan memakai masker ditengah polusi asap. (Gemini AI)

RADAR KUDUS – Paparan asap dan polusi udara menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai, terutama ketika kualitas udara sedang menurun.

Partikel halus di udara dapat masuk ke saluran pernapasan sehingga penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan ketika harus beraktivitas di luar ruangan.

Namun, tidak semua jenis masker memiliki kemampuan penyaringan yang sama. Pemilihan masker sebaiknya disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan tingkat paparan polusi yang dihadapi.

Baca Juga: Musim Panas dan Kering, Ini 5 Rekomendasi Minuman Segar untuk Bantu Jaga Hidrasi Tubuh

Berikut lima jenis masker yang dapat dipertimbangkan untuk membantu mengurangi paparan partikel udara.

1. Masker N95

Masker N95 dirancang untuk menyaring setidaknya 95 persen partikel udara berukuran sangat kecil ketika digunakan dan dipasang dengan benar.

Masker jenis ini dapat menjadi pilihan ketika seseorang harus berada di lingkungan dengan paparan partikel halus atau asap yang cukup tinggi.

Agar perlindungannya optimal, bagian masker harus menempel rapat pada wajah tanpa celah besar di sekitar hidung dan pipi.

Perlu diperhatikan bahwa efektivitas N95 sangat bergantung pada kesesuaian ukuran dan cara pemakaiannya.

2. Masker KN95

KN95 memiliki konsep perlindungan yang serupa dengan N95, yakni menggunakan material penyaring untuk mengurangi paparan partikel di udara.

Masker ini banyak digunakan untuk aktivitas sehari-hari karena bentuknya relatif ringan dan tersedia dalam berbagai desain.

Saat membeli, pastikan produk berasal dari sumber yang terpercaya dan memiliki informasi standar atau spesifikasi penyaringan yang jelas.

Seperti halnya N95, KN95 perlu dipakai dengan posisi yang tepat agar tidak banyak udara masuk melalui celah di sekitar wajah.

3. Masker KF94

KF94 merupakan masker yang dirancang dengan tingkat filtrasi tinggi dan bentuk yang umumnya dapat menutup area hidung, mulut, serta dagu dengan cukup baik.

Modelnya yang memiliki ruang di bagian depan wajah membuat sebagian orang merasa lebih nyaman saat bernapas dan berbicara dibandingkan masker yang menempel langsung pada mulut.

Untuk perlindungan dari polusi, pilih KF94 dengan informasi standar yang jelas dan pastikan ukurannya sesuai dengan wajah.

Baca Juga: Musim Panas dan Cuaca Kering Melanda, Ini 5 Cara Sederhana Menjaga Tubuh Tetap Sehat

4. Masker bedah atau masker medis

Masker medis atau masker bedah dapat menjadi pilihan untuk penggunaan sehari-hari, terutama ketika kondisi polusi tidak terlalu berat.

Masker ini membantu mengurangi paparan droplet dan partikel tertentu, tetapi tidak dirancang untuk memberikan tingkat perlindungan yang sama dengan respirator seperti N95.

Masker medis juga tidak menutup wajah serapat respirator. Karena itu, masih terdapat kemungkinan udara masuk melalui celah di sisi masker.

Jika menggunakan masker medis, pilih produk berkualitas dan gunakan dengan benar, menutupi hidung, mulut, hingga dagu.

5. Respirator dengan filter partikulat

Untuk lingkungan dengan paparan debu atau partikel yang lebih tinggi, respirator partikulat dengan filter yang sesuai dapat menjadi pilihan perlindungan.

Jenis respirator ini tersedia dalam berbagai bentuk dan tingkat perlindungan. Pemilihannya perlu disesuaikan dengan jenis polutan yang dihadapi.

Penting untuk membedakan perlindungan terhadap partikel dengan perlindungan terhadap gas atau uap kimia.

Masker penyaring partikel tidak otomatis mampu menyaring seluruh jenis gas dan uap.

Jangan Hanya Memilih Berdasarkan Bentuk

Masker yang terlihat tebal atau memiliki banyak lapisan belum tentu memberikan perlindungan terbaik terhadap polusi.

Hal yang lebih penting adalah kemampuan filtrasi, kualitas produk, dan kesesuaian masker dengan wajah.

Untuk perlindungan terhadap partikel halus, respirator seperti N95, KN95, atau jenis lain yang memenuhi standar terkait umumnya lebih sesuai dibandingkan masker kain biasa.

Selain menggunakan masker, upaya mengurangi paparan juga penting. Ketika kualitas udara memburuk, masyarakat dapat mengurangi aktivitas di luar ruangan, menghindari area dengan asap pekat, serta memperhatikan informasi kualitas udara di wilayah masing-masing.

Bagi orang yang harus bekerja di luar ruangan atau berada di lokasi dengan paparan polusi tinggi, penggunaan masker yang tepat perlu menjadi bagian dari langkah perlindungan, bukan sekadar pelengkap.

Editor : Mahendra Aditya
masker polusi masker N95 masker KN95 masker KF94 polusi udara