RADAR KUDUS - Mandi air hangat sebelum tidur bukan sekadar rutinitas untuk membersihkan tubuh setelah beraktivitas seharian. Sejumlah penelitian menunjukkan kebiasaan sederhana ini mampu meningkatkan kualitas tidur sekaligus memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan fisik maupun mental.
Salah satu penelitian yang dilakukan tim peneliti dari University of Texas at Austin menemukan bahwa mandi atau berendam dengan air bersuhu sekitar 40–43 derajat Celsius selama 10–20 menit, sekitar 90 menit sebelum waktu tidur, dapat membantu seseorang tertidur lebih cepat, bahkan rata-rata sekitar 10 menit lebih awal dibandingkan biasanya. Efek ini terjadi karena suhu tubuh inti akan menurun setelah keluar dari air hangat, sehingga memberi sinyal alami kepada otak bahwa tubuh siap untuk beristirahat.
Selain membantu tidur lebih nyenyak, mandi air hangat juga memiliki sejumlah manfaat lain yang telah didukung berbagai penelitian dan pendapat ahli kesehatan.
Salah satunya adalah membantu meredakan sakit kepala. Menurut sejumlah pakar kesehatan, air hangat dapat memperlancar aliran darah dan membuat otot-otot di sekitar leher, bahu, serta kepala menjadi lebih rileks. Kondisi tersebut mampu mengurangi ketegangan yang sering menjadi pemicu sakit kepala tipe tegang (tension headache).
Beberapa penderita migrain juga melaporkan bahwa mandi air hangat pada malam hari dapat membantu mengurangi intensitas nyeri serta membuat tubuh lebih nyaman sebelum tidur. Meski demikian, efektivitasnya dapat berbeda pada setiap orang sehingga tetap perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
Manfaat berikutnya adalah mengurangi nyeri otot dan persendian. Terapi panas telah lama digunakan dalam dunia medis untuk membantu meredakan pegal, kaku otot, hingga nyeri sendi ringan. Paparan air hangat membuat pembuluh darah melebar sehingga sirkulasi darah meningkat. Akibatnya, pasokan oksigen dan nutrisi menuju jaringan tubuh menjadi lebih lancar sehingga otot yang tegang lebih cepat rileks.
Bagi seseorang yang rutin berolahraga atau memiliki aktivitas fisik tinggi, mandi air hangat pada malam hari dapat menjadi cara sederhana untuk mempercepat pemulihan tubuh sekaligus meningkatkan kenyamanan saat beristirahat.
Tidak hanya itu, mandi air hangat juga diyakini berkontribusi terhadap peningkatan sistem kekebalan tubuh. Saat tubuh merasa rileks, produksi hormon stres seperti kortisol cenderung menurun. Kondisi tersebut memungkinkan sistem imun bekerja lebih optimal dalam melawan infeksi dan menjaga kesehatan tubuh.
Walaupun mandi air hangat bukan pengganti pola hidup sehat, kebiasaan ini dapat menjadi bagian dari gaya hidup yang mendukung daya tahan tubuh jika diimbangi dengan konsumsi makanan bergizi, olahraga rutin, tidur cukup, dan pengelolaan stres yang baik.
Manfaat lain yang tidak kalah penting adalah membantu meredakan stres dan menjaga kesehatan mental. Air hangat memberikan efek menenangkan pada sistem saraf sehingga mampu mengurangi rasa cemas, emosi berlebihan, hingga ketegangan setelah menjalani aktivitas yang padat.
Sejumlah penelitian bahkan menunjukkan terapi air hangat dapat membantu memperbaiki suasana hati pada sebagian orang yang mengalami gejala depresi ringan hingga sedang. Dalam salah satu studi, peserta yang menjalani terapi mandi air panas secara rutin selama beberapa minggu melaporkan penurunan gejala depresi dibandingkan sebelum menjalani terapi.
Selain empat manfaat utama tersebut, mandi air hangat juga dapat membantu menjaga kelembapan kulit apabila dilakukan dengan durasi yang tidak terlalu lama. Namun, penggunaan air yang terlalu panas justru dapat menghilangkan minyak alami kulit sehingga berisiko menyebabkan kulit menjadi kering.
Para ahli menyarankan suhu air tetap berada pada kisaran hangat, bukan terlalu panas, serta membatasi waktu mandi sekitar 10–20 menit. Setelah mandi, gunakan pelembap agar lapisan pelindung kulit tetap terjaga.
Meski menawarkan banyak manfaat, mandi air hangat tidak selalu cocok untuk semua orang. Penderita tekanan darah rendah, penyakit jantung tertentu, atau ibu hamil sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis apabila ingin rutin berendam menggunakan air bersuhu tinggi.
Apabila dilakukan dengan cara yang tepat, mandi air hangat sekitar satu hingga dua jam sebelum tidur dapat menjadi rutinitas sederhana yang membantu meningkatkan kualitas tidur, mengurangi nyeri otot, meredakan stres, serta mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Editor : Mahendra Aditya