Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kenapa Mata Cepat Lelah Saat Menatap Layar HP Terlalu Lama? Ini Penjelasan yang Perlu Diketahui

uinbroadcasting • Kamis, 25 Juni 2026 | 14:57 WIB
Terlalu lama menatap layar HP dapat menyebabkan mata kering, perih, dan cepat lelah. Kenali penyebab serta cara mencegahnya sejak dini. (Ilustrasi)
Terlalu lama menatap layar HP dapat menyebabkan mata kering, perih, dan cepat lelah. Kenali penyebab serta cara mencegahnya sejak dini. (Ilustrasi)

RADAR KUDUS - Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, penggunaan smartphone telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.

Mulai dari bekerja, belajar, berbelanja, hingga menikmati hiburan, hampir semua dilakukan melalui layar ponsel.

Namun di balik kemudahan tersebut, ada satu keluhan yang semakin sering dirasakan banyak orang, yakni mata yang cepat lelah setelah menatap layar dalam waktu lama.

Tak sedikit orang yang mengeluhkan mata terasa berat, perih, bahkan pandangan menjadi buram setelah berjam-jam menggunakan HP.

Kondisi ini sebenarnya merupakan respons alami mata yang dipaksa bekerja terus-menerus tanpa jeda.

Mengapa Mata Cepat Lelah Saat Menatap Layar?

Saat melihat layar ponsel, mata harus fokus pada objek berjarak dekat dalam waktu yang cukup lama.

Berbeda dengan melihat objek di dunia nyata yang bervariasi jaraknya, penggunaan HP membuat otot mata bekerja secara terus-menerus untuk mempertahankan fokus.

Selain itu, frekuensi berkedip seseorang biasanya menurun saat sedang membaca pesan, menonton video, atau berselancar di media sosial.

Jika dalam kondisi normal manusia berkedip sekitar 15 hingga 20 kali per menit, saat menatap layar angka tersebut bisa berkurang hampir setengahnya.

Akibatnya, lapisan air mata yang berfungsi menjaga kelembapan mata lebih cepat menguap sehingga mata menjadi kering dan tidak nyaman.

Kondisi ini dikenal sebagai Digital Eye Strain atau Computer Vision Syndrome (CVS), yaitu kumpulan gangguan pada mata dan penglihatan yang dipicu oleh penggunaan perangkat digital dalam jangka waktu lama.

Gejala yang Sering Muncul

Mata lelah akibat penggunaan gadget biasanya tidak muncul secara tiba-tiba. Ada beberapa tanda yang sering dirasakan, antara lain:

Pada beberapa orang, keluhan ini bahkan dapat memicu migrain atau sakit kepala sebelah yang menjalar hingga area sekitar mata.

Bukan Hanya Mata, Tubuh Juga Bisa Terdampak

Banyak orang mengira dampak penggunaan HP berlebihan hanya terbatas pada mata. Padahal, kebiasaan menatap layar terlalu lama juga dapat memengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan.

Saat menggunakan smartphone, seseorang sering kali tanpa sadar menundukkan kepala dalam waktu lama. Posisi ini memberikan tekanan tambahan pada otot leher dan tulang belakang.

Akibatnya muncul keluhan seperti:

Jika berlangsung terus-menerus, kondisi tersebut dapat mengganggu produktivitas dan kenyamanan dalam beraktivitas sehari-hari.

Pengaruh Layar terhadap Kualitas Tidur

Penggunaan HP pada malam hari juga menjadi salah satu faktor yang sering mengganggu pola tidur.

Cahaya yang dipancarkan layar dapat menghambat produksi melatonin, yaitu hormon yang membantu tubuh mengenali waktu tidur. Ketika produksi hormon ini terganggu, seseorang akan lebih sulit mengantuk meskipun tubuh sebenarnya sudah lelah.

Akibatnya:

Inilah alasan mengapa banyak ahli menyarankan untuk mengurangi penggunaan gadget setidaknya satu hingga dua jam sebelum tidur.

Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Selain memengaruhi kesehatan fisik, penggunaan layar yang berlebihan juga dapat berdampak pada kondisi psikologis.

Paparan informasi yang terus-menerus, notifikasi tanpa henti, hingga kebiasaan scrolling media sosial dalam waktu lama dapat membuat otak mengalami kelelahan mental.

Beberapa dampak yang sering dikaitkan dengan screen time berlebihan meliputi:

Karena itu, menjaga keseimbangan antara aktivitas digital dan aktivitas di dunia nyata menjadi hal yang semakin penting.

Cara Mengurangi Risiko Mata Lelah Akibat HP

Meski penggunaan gadget sulit dihindari, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan mata.

1. Terapkan Aturan 20-20-20

Metode ini cukup populer di kalangan dokter mata.

Caranya sederhana:

Setiap 20 menit menatap layar, alihkan pandangan ke objek yang berjarak sekitar 20 kaki atau 6 meter selama 20 detik.

Teknik ini membantu otot mata beristirahat dan mengurangi ketegangan.

2. Perbanyak Berkedip

Berkedip berfungsi menjaga permukaan mata tetap lembap.

Saat menggunakan HP, usahakan untuk lebih sering berkedip secara sadar agar mata tidak cepat kering.

3. Atur Kecerahan Layar

Layar yang terlalu terang maupun terlalu redup dapat membuat mata bekerja lebih keras.

Sesuaikan tingkat kecerahan layar dengan kondisi pencahayaan di sekitar agar lebih nyaman dilihat.

4. Gunakan Mode Malam

Sebagian besar smartphone kini telah dilengkapi fitur mode malam atau blue light filter.

Fitur ini membantu mengurangi paparan cahaya biru yang berpotensi mengganggu kenyamanan mata, terutama pada malam hari.

5. Jaga Jarak Pandang

Idealnya, jarak antara mata dan layar ponsel berada pada kisaran 30 hingga 40 sentimeter.

Hindari menggunakan HP terlalu dekat karena dapat meningkatkan beban kerja mata.

6. Istirahat Secara Berkala

Jangan terus-menerus menatap layar selama berjam-jam.

Luangkan waktu untuk berdiri, berjalan sebentar, atau melakukan peregangan setiap 30 hingga 60 menit.

7. Periksakan Mata Secara Rutin

Jika keluhan mata lelah sering muncul atau tidak kunjung membaik, pemeriksaan ke dokter mata sangat disarankan.

Bisa jadi terdapat gangguan refraksi seperti mata minus, silinder, atau kondisi lain yang memerlukan penanganan khusus.

Kesimpulan 

Mata lelah akibat terlalu lama menatap layar HP merupakan masalah yang semakin umum di era digital.

Kondisi ini terjadi karena mata dipaksa fokus dalam waktu lama, frekuensi berkedip berkurang, dan paparan cahaya layar yang terus-menerus.

Jika tidak dikelola dengan baik, dampaknya bukan hanya pada kesehatan mata, tetapi juga kualitas tidur, postur tubuh, hingga kesehatan mental.

Oleh karena itu, penting untuk mulai menerapkan kebiasaan sehat saat menggunakan perangkat digital.

Mengurangi screen time, memberikan jeda pada mata, serta menjaga pola hidup seimbang dapat menjadi langkah sederhana untuk melindungi kesehatan mata di tengah aktivitas digital yang semakin padat. (Muthia)

Editor : Ali Mustofa
#mata perih #mata sakit #mata lelah karena hp #dampak lama menatap hp #kesehatan mata