RADAR KUDUS – Batuk sering muncul saat daya tahan tubuh menurun atau ketika cuaca berubah.
Meski terlihat ringan, batuk yang berlangsung lama dapat mengganggu aktivitas dan kualitas istirahat.
Dalam tradisi masyarakat, selain pengobatan medis, terdapat ikhtiar sederhana yang memadukan bahan alami dengan doa sebagai bentuk tawakal kepada Allah SWT.
Berikut amalan yang dipercaya dapat membantu meredakan batuk.
Ikhtiar Tradisional dengan Pisang Ambon
Salah satu cara yang kerap diamalkan adalah menggunakan pisang ambon atau pisang Belitung.
Buah ini terlebih dahulu dibakar atau dipendam di dalam bara api hingga matang.
Proses pemanasan dipercaya membantu memberikan efek hangat bagi tubuh.
Membaca Shalawat Thibbil Qulub
Sebelum pisang yang telah dibakar dimakan, bacakan Shalawat Thibbil Qulub sebanyak tiga kali dengan penuh keyakinan.
Bacaan shalawat ini menjadi bentuk doa memohon kesehatan dan kesembuhan.
Teks Arab:
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا وَعَافِيَةِ الْأَبْدَانِ وَشِفَائِهَا وَنُوْرِ الْأَبْصَارِ وَضِيَائِهَا وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ
Teks Latin:
Allahumma sholli ‘ala Sayyidina Muhammadin thibbil qulubi wa dawa-iha wa ‘afiyatil abdani wa syifa-iha wa nuril abshori wa dhiya-iha wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallim.
Artinya:
“Ya Allah, limpahkan rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW sebagai penyehat hati dan obatnya, penyehat badan dan kesembuhannya, serta cahaya bagi penglihatan beserta sinarnya. Semoga shalawat dan salam tercurah kepada keluarga dan para sahabatnya.”
Mengonsumsi Pisang sebagai Bagian Ikhtiar
Setelah shalawat dibacakan, pisang yang telah matang tersebut dimakan.
Ikhtiar ini diyakini membantu menghangatkan tubuh sekaligus menjadi simbol usaha lahir yang disertai doa.
Amalan ini mengingatkan bahwa kesembuhan datang dari Allah SWT, sementara manusia tetap diperintahkan berusaha.
Jika batuk tidak kunjung membaik atau disertai gejala berat, pemeriksaan medis tetap dianjurkan agar penanganan lebih tepat. (top)
Top of Form
Bottom of Form
Editor : Ali Mustofa