RADAR KUDUS - Menstruasi merupakan proses alami yang dialami setiap perempuan.
Namun, tidak sedikit yang merasa periode ini menjadi waktu paling tidak nyaman karena munculnya berbagai keluhan seperti nyeri perut, kram, sakit kepala, hingga perubahan suasana hati.
Padahal, beberapa kebiasaan sehari-hari justru dapat memperparah gejala tersebut tanpa disadari.
Berdasarkan berbagai sumber kesehatan, terdapat sejumlah hal yang sebaiknya dihindari selama menstruasi agar tubuh tetap nyaman dan kondisi fisik maupun emosional lebih terjaga.
1. Terlalu Banyak Berdiam Diri
Saat menstruasi, banyak perempuan memilih untuk beristirahat total dan menghindari aktivitas.
Meski terdengar masuk akal, terlalu lama berdiam diri justru dapat membuat tubuh semakin fokus pada rasa nyeri.
Aktivitas ringan seperti berjalan santai, peregangan, atau olahraga ringan terbukti membantu mengurangi kram dan meningkatkan suasana hati.
Gerakan tubuh merangsang pelepasan hormon endorfin yang berfungsi sebagai pereda nyeri alami.
2. Mengonsumsi Kafein Berlebihan
Kopi, teh, dan minuman berkafein sebaiknya dibatasi saat menjelang dan selama menstruasi.
Kafein dapat memicu kecemasan, gangguan tidur, serta memperburuk perubahan suasana hati.
Selain itu, kafein juga dapat meningkatkan produksi asam lambung yang membuat tubuh semakin tidak nyaman ketika sedang mengalami gejala menstruasi.
3. Salah Membersihkan Area Kewanitaan
Kebersihan area intim menjadi hal penting selama menstruasi. Namun, cara membersihkan yang keliru justru dapat meningkatkan risiko infeksi.
Membersihkan area kewanitaan harus dilakukan dari arah depan ke belakang untuk mencegah perpindahan bakteri dari area anus ke organ intim.
4. Kurang Tidur dan Begadang
Kurang tidur dapat meningkatkan hormon stres (kortisol) yang berdampak pada ketidakseimbangan hormon dalam tubuh.
Akibatnya, nyeri haid, kram perut, dan rasa tidak nyaman bisa terasa lebih parah. Tidur yang cukup membantu tubuh memulihkan energi, menstabilkan emosi, dan meredakan gejala menstruasi.
5. Mengonsumsi Susu dan Produk Olahannya
Produk susu mengandung lemak yang dapat memicu kram perut dan rasa kembung pada sebagian perempuan.
Selama menstruasi, kebutuhan kalsium tetap dapat dipenuhi dari sumber lain seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, alpukat, atau makanan laut.
6. Menggunakan Pembalut Terlalu Lama
Mengganti pembalut secara rutin sangat penting untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur.
Pembalut sebaiknya diganti setiap 3–4 jam, meskipun terlihat belum penuh, demi menjaga kebersihan dan kesehatan area intim.
7. Mengonsumsi Makanan Tinggi Garam
Makanan asin dapat meningkatkan retensi cairan dalam tubuh yang menyebabkan perut terasa kembung dan nyeri semakin parah.
Selama menstruasi, sebaiknya pilih camilan yang lebih sehat seperti buah-buahan atau sayuran untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Menstruasi memang tidak bisa dihindari, tetapi gejalanya dapat dikelola dengan kebiasaan yang tepat.
Dengan memahami apa saja yang perlu dihindari, perempuan dapat melalui masa menstruasi dengan lebih nyaman, sehat, dan tetap produktif. (g)
Editor : Mahendra Aditya