RADAR KUDUS - Kanker merupakan salah satu penyakit yang paling mengkhawatirkan di dunia.
Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kanker tidak selalu datang tanpa peringatan.
Faktanya, hingga 40 persen risiko kanker berkaitan erat dengan pola makan dan gaya hidup.
Beberapa di antaranya adalah kanker paru-paru, payudara, usus besar, hati, hingga serviks.
Artinya, apa yang kita konsumsi setiap hari memiliki peran besar dalam upaya pencegahan kanker.
Dilansir dari idntimes, data dari American Cancer Society menyebutkan bahwa setidaknya empat dari sepuluh jenis kanker memiliki faktor risiko yang sangat dipengaruhi oleh kebiasaan hidup, termasuk pola makan.
Oleh karena itu, menerapkan pola makan sehat bukan hanya penting untuk kebugaran, tetapi juga sebagai langkah perlindungan jangka panjang terhadap kanker.
Salah satu kelompok makanan yang sangat dianjurkan adalah makanan tinggi serat.
Serat berperan penting dalam menjaga kesehatan pencernaan dan membantu mengontrol berat badan.
Konsumsi alpukat, brokoli, serta berbagai biji-bijian utuh dikaitkan dengan penurunan risiko kanker hati, diabetes tipe 2, dan obesitas—kondisi yang sering menjadi faktor pemicu kanker.
Selain itu, teh hijau dan kunyit dikenal kaya akan senyawa aktif seperti katekin dan kurkumin.
Senyawa ini memiliki sifat antioksidan dan antikanker, yang mampu membantu menghambat pertumbuhan sel kanker serta melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Kelompok makanan lain yang tak kalah penting adalah jamur, tomat, dan makanan kaya iodin.
Kandungan nutrisi di dalamnya membantu memperkuat sistem imun, sehingga tubuh memiliki pertahanan yang lebih baik terhadap pertumbuhan sel-sel ganas.
Tomat, misalnya, mengandung likopen yang dikenal efektif dalam menurunkan risiko kanker prostat.
Untuk sumber lemak sehat, minyak zaitun, ikan berlemak, dan rempah seperti kayu manis patut dimasukkan dalam menu harian.
Makanan ini mengandung senyawa antiinflamasi yang membantu menekan peradangan kronis—salah satu faktor yang sering dikaitkan dengan perkembangan kanker.
Ikan berlemak seperti salmon dan sarden juga kaya omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan sel.
Tak kalah penting, sayuran kaya karotenoid seperti wortel, bayam, dan ubi memiliki potensi besar dalam menurunkan risiko kanker perut, paru-paru, dan prostat.
Karotenoid berperan sebagai antioksidan kuat yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan DNA.
Meskipun tidak ada satu jenis makanan yang dapat sepenuhnya mencegah kanker, kombinasi pola makan seimbang, gaya hidup aktif, dan kebiasaan sehat dapat secara signifikan menurunkan risikonya.
Mulailah dari pilihan sederhana di meja makan, karena pencegahan kanker bisa dimulai dari dapur rumah sendiri. (Ghina)
Editor : Ali Mustofa