RADAR KUDUS - Pernah merasa mengantuk berat setelah makan, padahal seharusnya tubuh justru mendapat energi? Fenomena ini ternyata wajar dan dialami banyak orang.
Namun, apa sebenarnya penyebab tubuh justru terasa lemas dan ingin rebahan usai makan?
Tidur berfungsi untuk mengistirahatkan tubuh, mandi membuat badan segar, dan makan seharusnya memberi energi—ibarat mengisi bensin pada mobil.
Namun dalam praktiknya, tak sedikit orang yang justru merasa lesu dan mengantuk setelah makan.
Menurut penjelasan ilmiah, kondisi ini dipengaruhi oleh zat kimia dalam tubuh yang berperan sebagai “kurir”, yaitu senyawa yang mengantarkan sinyal dari makanan ke otak dan seluruh tubuh.
Zat ini membantu tubuh mencerna makanan dan mengolahnya menjadi energi, tetapi pada saat yang sama juga memicu rasa rileks, nyaman, dan akhirnya kantuk.
Ketika seseorang makan, tubuh akan memfokuskan aliran darah ke sistem pencernaan agar nutrisi bisa diserap secara optimal.
Akibatnya, aliran darah ke otak sedikit berkurang. Dalam kondisi ini, zat-zat tertentu di dalam darah dapat berubah menjadi senyawa yang memicu rasa tenang dan santai, sehingga tubuh terasa lemas dan keinginan untuk berbaring pun semakin kuat.
Namun, tidak semua makanan memberikan efek yang sama. Jenis makanan sangat berpengaruh terhadap rasa kantuk setelah makan.
Makanan tinggi karbohidrat sederhana yang cepat dicerna, terutama jika dikombinasikan dengan makanan tinggi lemak atau gula lebih berpotensi menyebabkan kantuk.
Pola makan seperti ini cukup umum, sehingga tak heran jika banyak orang sering merasa ngantuk usai makan.
Sebaliknya, mengonsumsi karbohidrat kompleks yang dicerna lebih lambat, seperti biji-bijian utuh, sayuran, atau sumber protein yang seimbang, dapat membantu menjaga energi tetap stabil dan mengurangi rasa kantuk.
Jika rasa ngantuk tetap datang, ada satu solusi sederhana yang justru bermanfaat bagi tubuh, yaitu tidur siang singkat atau power nap.
Meski hanya berlangsung beberapa menit, tidur siang terbukti dapat menyegarkan tubuh, mengembalikan fokus, meningkatkan daya ingat, serta menghilangkan rasa kantuk berlebihan.
Ngantuk setelah makan pada dasarnya adalah hal yang normal. Namun, jika rasa lelah terasa berlebihan dan mengganggu aktivitas, hal itu bisa menjadi tanda bahwa pola makan perlu diperbaiki dan tubuh membutuhkan istirahat yang cukup.
Daripada memaksakan diri saat tubuh sudah lelah, memberi waktu sejenak untuk beristirahat justru bisa menjadi pilihan terbaik demi menjaga kesehatan dan produktivitas. (Ghina)
Editor : Ali Mustofa