Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tanda-tanda Penyakit Jantung yang Perlu di Waspadai Sejak Dini

Redaksi Radar Kudus • Jumat, 30 Januari 2026 | 11:03 WIB
ilustrasi sakit jantung (foto:pocketlight)
ilustrasi sakit jantung (foto:pocketlight)

RADAR KUDUS - Penyakit jantung sering kali berkembang secara perlahan dan tidak selalu menunjukkan gejala khas sejak awal.

Banyak tanda yang kerap dianggap sepele, padahal bisa menjadi sinyal awal gangguan pada jantung. Berikut 12 tanda penyakit jantung yang perlu Anda ketahui dan waspadai.

1. Kaki Bengkak

Kaki bengkak sering dianggap akibat kelelahan atau varises. Padahal, pembengkakan pada kedua kaki bisa menandakan gangguan pompa jantung bagian kanan.

Saat kontraksi jantung melemah, tekanan pembuluh darah meningkat dan cairan menumpuk di kaki, terutama setelah duduk atau berdiri lama.

2. Jari Kaki Terlihat Pucat

Jari-jari kaki yang tampak pucat dapat menandakan kurangnya aliran darah dan oksigen. Kondisi ini bisa disebabkan oleh sumbatan pembuluh darah atau jantung yang melemah, serta menjadi tanda awal adanya gangguan pembuluh darah jantung.

3. Tidur Membutuhkan Bantal Tinggi

Kebutuhan tidur dengan bantal tinggi atau setengah duduk agar napas terasa lega bisa menjadi tanda jantung lemah.

Posisi ini membantu mengurangi penumpukan cairan di paru-paru yang sering terjadi pada penderita penyakit jantung.

4. Mudah Lelah

Cepat lelah saat beraktivitas ringan, padahal sebelumnya tidak, merupakan salah satu tanda awal penyakit jantung.

Hal ini terjadi karena jantung tidak lagi mampu memompa darah secara optimal.

5. Sesak Napas

Sesak napas akibat penyakit jantung biasanya muncul saat beraktivitas dan membaik saat istirahat.

Berbeda dengan asma, sesak napas karena jantung jarang disertai bunyi mengi.

6. Jantung Berdebar-debar

Berdebar tanpa sebab yang jelas dapat menandakan gangguan irama jantung.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh masalah kelistrikan jantung dan perlu dipastikan melalui pemeriksaan EKG.

7. Pingsan Mendadak

Pingsan tiba-tiba tanpa trauma atau sebab jelas merupakan tanda bahaya.

Kondisi ini dapat terjadi akibat gangguan irama jantung berat yang mengurangi suplai oksigen ke otak.

8. Keringat Dingin Berlebihan

Keringat dingin yang muncul mendadak, terutama disertai lemas atau nyeri dada, dapat menjadi tanda serangan jantung atau jantung bekerja terlalu keras akibat kekurangan oksigen.

9. Tangan Terasa Basah

Tangan yang sering terasa dingin dan basah bisa berkaitan dengan gangguan metabolisme akibat jantung yang tidak optimal dalam mengalirkan oksigen dan energi ke tubuh.

10. Kerutan di Dahi

Penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak kerutan di dahi, semakin tinggi kemungkinan adanya plak aterosklerosis di pembuluh darah.

Meski bukan diagnosis pasti, kondisi ini menjadi tanda untuk melakukan pemeriksaan faktor risiko.

11. Lipatan di Daun Telinga (Frank’s Sign)

Adanya lipatan diagonal di daun telinga disebut sebagai Frank’s sign. Tanda ini dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, meski hanya bersifat prediktor, bukan kepastian.

12. Xanthelasma di Kelopak Mata

Bercak kekuningan di kelopak mata menandakan penumpukan kolesterol. Kondisi ini berkaitan erat dengan risiko pembentukan plak di pembuluh darah jantung.

Tidak semua tanda di atas berarti pasti menderita penyakit jantung. Namun, jika Anda mengalami satu atau beberapa gejala tersebut, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan.

Deteksi dini dan pengendalian faktor risiko seperti kolesterol tinggi, hipertensi, diabetes, dan obesitas jauh lebih baik dibandingkan mengobati saat komplikasi sudah terjadi.

Ingat, jantung hanya satu dan harus dijaga seumur hidup. (Ghina)

 

Editor : Ali Mustofa
#jantung