Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Overthinking Tak Sekadar Pikiran, Dampaknya Menyerang Jiwa hingga Tubuh

Redaksi Radar Kudus • Rabu, 14 Januari 2026 | 15:43 WIB
Overthinking dan Dampaknya pada Tubuh dan Jiwa: Ketika Pikiran Berlari Terlalu Jauh
Overthinking dan Dampaknya pada Tubuh dan Jiwa: Ketika Pikiran Berlari Terlalu Jauh

RADAR KUDUS - Overthinking menjadi salah satu fenomena mental yang semakin banyak dialami masyarakat modern.

Ia hadir dalam berbagai bentuk: overthinking, over worry, over imagination, over expectation, over control, hingga over sensitive.

Semua istilah ini merujuk pada satu pola yang sama, yaitu kondisi ketika pikiran bekerja secara berlebihan dan melampaui batas kewajaran.

Dalam sebuah obrolan reflektif di program "Melukat Jiwa" bersama Bapak Wayan Mustika, fenomena ini dibahas secara mendalam dari sudut pandang jiwa, tubuh, dan kesadaran.

Overthinking tidak sekadar persoalan mental, tetapi juga berkaitan erat dengan keseimbangan energi dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Akar Overthinking adalah Keinginan Mempercepat Masa Depan

Menurut Bapak Wayan, overthinking berawal dari keinginan manusia untuk mempercepat sesuatu yang belum waktunya terjadi.

Analogi yang digunakan sangat sederhana, tubuh manusia diibaratkan sebagai kendaraan.

Ketika seseorang ingin mencapai tujuan terlalu cepat, ia memaksa kendaraan untuk terus menaikkan gigi hingga melewati batas aman.

Akibatnya, mesin mengalami panas berlebih atau overheat.

Hal yang sama terjadi pada pikiran. Ketika seseorang terlalu ingin hal baik cepat terjadi, muncullah over imagination.

Sebaliknya, ketika seseorang takut hal buruk akan terjadi, lahirlah over worry.

Pikiran menarik kejadian masa depan yang sejatinya masih jauh, lalu menempelkannya ke masa kini. Di sinilah kecemasan mulai tumbuh.

Masalahnya, pikiran yang sudah berada dalam kondisi "over" sulit dihentikan.

Seperti kendaraan yang melaju terlalu kencang, sistem pengeremannya tidak lagi bekerja optimal.

Akibatnya, pikiran sadar terus berputar, memicu kecemasan yang semakin dalam.

Overthinking bukan hanya berdampak pada mental, tetapi juga mengacaukan keseimbangan tubuh secara menyeluruh.

Dalam pemahaman timur, manusia memiliki beberapa lapisan tubuh, bukan hanya tubuh fisik (annamaya kosha), tetapi juga tubuh energi (pranamaya kosha), tubuh mental (manomaya kosha), tubuh kebijaksanaan (vijnanamaya kosha), hingga lapisan kebahagiaan terdalam (anandamaya kosha).

Ketika pikiran terus-menerus panas karena overthinking, energi menjadi tidak seimbang.

Tubuh energi terganggu, tubuh mental kacau, dan kebijaksanaan pun tertutup oleh pembenaran-pembenaran pikiran sendiri.

Bahkan lapisan kebahagiaan terdalam ikut terdampak. Inilah mengapa overthinking dapat memicu keluhan fisik, psikosomatik, hingga rasa lelah berkepanjangan tanpa sebab medis yang jelas.

Kondisi ini semakin berbahaya ketika seseorang juga menjadi over sensitive. Sedikit saja tersentuh atau tersinggung, ego langsung bereaksi.

Interaksi antara pikiran, emosi, tubuh, dan ego menjadi semakin rumit dan cenderung bergerak ke arah yang destruktif.

Pertolongan Pertama Saat Overthinking

Salah satu tips sederhana namun efektif adalah mengubah pertanyaan menjadi pernyataan.

Ketika seseorang bertanya, “Saya kenapa?” atau “Saya tidak apa-apa, kan?”, otak akan sibuk mencari kemungkinan jawaban, dan sering kali justru memperbesar kecemasan.

Sebaliknya, ketika pertanyaan itu diubah menjadi pernyataan tegas, seperti “Saya tidak apa-apa”, pikiran berhenti mencari-cari skenario buruk.

Cara ini bisa menjadi pertolongan pertama saat kecemasan datang tiba-tiba.

Namun, cara ini bersifat sementara. Untuk pemulihan jangka panjang, akar kecemasan harus dicabut hingga ke dalam batin sadar, bukan sekadar “dirapikan di permukaan”. (Ghina Nailal Husna)

Editor : Ali Mustofa
#overthinking #mental