Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bangun Tidur Langsung Pegang HP: Kebiasaan Sepele yang Diam-diam Merusak Fokus dan Mental

Redaksi Radar Kudus • Senin, 12 Januari 2026 | 14:55 WIB
ilustrasi bermain hp
ilustrasi bermain hp

RADAR KUDUS - Tanpa disadari, banyak orang memulai hari dengan satu kebiasaan yang sama: bangun tidur lalu langsung meraih ponsel.

Entah untuk mengecek notifikasi, media sosial, atau sekadar melihat jam.

Sekilas tampak sepele, namun kebiasaan ini ternyata memiliki dampak serius bagi otak, fokus, dan kesehatan mental.

Mengapa Kita Langsung Mencari HP Saat Bangun Tidur?

Secara psikologis, perilaku ini dipicu oleh beberapa faktor utama. Pertama adalah dorongan impulsif untuk mendapatkan kepuasan instan.

Notifikasi, pesan masuk, dan update media sosial memberikan lonjakan dopamin yang cepat, meski bersifat sementara.

Faktor kedua adalah FOMO (Fear of Missing Out)—rasa takut ketinggalan informasi penting, berita terbaru, atau pesan dari orang lain.

Ketakutan ini membuat otak merasa “harus” waspada sejak detik pertama bangun tidur.

Ketiga, kebiasaan ini sudah terbentuk secara otomatis. Ketika ponsel selalu diletakkan di samping kasur, otak belajar bahwa bangun tidur = cek HP.

Lama-kelamaan, tindakan ini terjadi tanpa disadari, bahkan sebelum kita benar-benar sadar sepenuhnya.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Perkuat Deteksi Dini Melalui Skrining Digital di Tahun 2026

Apa yang Terjadi pada Otak?

Saat bangun tidur, otak seharusnya melewati fase transisi alami. Dari gelombang delta (tidur nyenyak), lalu theta (setengah sadar), kemudian alfa (tenang dan reflektif). Fase ini penting untuk kejernihan mental dan stabilitas emosi.

Namun, ketika kita langsung membuka HP, otak dipaksa meloncat ke mode beta, yaitu kondisi waspada tinggi.

Mode ini identik dengan tekanan, pemrosesan informasi cepat, dan stres. Akibatnya, otak belum siap, tapi sudah dibebani rangsangan berlebihan.

Dampak bagi Kesehatan Mental dan Fokus

Paparan notifikasi dan informasi sejak pagi membuat otak merasa “diserbu” sebelum hari benar-benar dimulai.

Hal ini meningkatkan stres dan kecemasan, membuat pikiran terasa penuh, dan menurunkan kemampuan fokus.

Tak hanya itu, penggunaan HP yang berlebihan di pagi hari juga dikaitkan dengan kualitas tidur yang buruk dan peningkatan risiko gejala depresi.

Beberapa studi, termasuk penelitian dari University of Gothenburg, menunjukkan hubungan antara kebiasaan ini dengan kondisi mental yang kurang stabil.

Alih-alih memulai hari dengan kesadaran dan tujuan, kita justru memulai hari dengan reaksi—menanggapi pesan, berita, dan tuntutan orang lain.

Langkah Sederhana untuk Mengubah Kebiasaan

Menghentikan kebiasaan ini tidak harus ekstrem. Beberapa langkah realistis yang bisa diterapkan antara lain:

Cara kita memulai pagi sangat menentukan kualitas hari. Bangun tidur langsung main HP mungkin terasa normal, tetapi dampaknya nyata bagi fokus dan kesehatan mental.

Memberi otak waktu untuk “bangun secara alami” adalah bentuk perawatan diri yang sederhana, namun sangat berarti di era digital yang serba cepat. (rani)

Editor : Ali Mustofa
#gaya hidup #kesehatan #Hand phone #digitalisasi #hp