KUDUS - Jerawat merupakan permasalahan kulit yang umum dialami hampir semua orang.
Kondisi ini sering kali menimbulkan rasa tidak nyaman sekaligus menurunkan rasa percaya diri.
Beragam upaya dilakukan untuk mengatasinya, mulai dari perawatan alami hingga metode medis dengan biaya tinggi.
Baca Juga: Kenali Fungal Acne: Ruam Gatal Mirip Jerawat yang Sering Salah Diagnosis
Secara umum, jerawat muncul akibat pori-pori yang tersumbat oleh minyak berlebih dan sel kulit mati.
Penyumbatan tersebut memicu peradangan pada kulit, yang biasanya ditandai dengan benjolan kecil berisi nanah.
Terdapat sejumlah kebiasaan sehari-hari yang kerap dilakukan tanpa disadari dan dapat memicu munculnya jerawat. Berikut di antaranya:
1. Sering begadang
Kurang tidur membuat proses regenerasi kulit tidak berjalan optimal.
Selain itu, peningkatan hormon kortisol akibat begadang dapat memicu peradangan pada kulit wajah.
2. Tidur tanpa membersihkan riasan
Makeup yang dibiarkan menempel semalaman dapat menyumbat pori-pori.
Debu dan kotoran yang menempel di wajah juga menjadi media berkembangnya bakteri penyebab jerawat.
3. Mengalami stres berlebihan
Stres dapat meningkatkan produksi hormon kortisol. Kondisi ini berkontribusi pada peradangan kulit yang berpotensi memicu timbulnya jerawat.
4. Jarang mengganti sarung bantal
Sarung bantal dan sprei yang tampak bersih belum tentu bebas kuman.
Penumpukan keringat dan debu bisa menjadi sumber bakteri jika tidak rutin diganti setiap satu hingga dua minggu.
5. Menyentuh wajah dengan tangan kotor
Tangan dapat mengandung ribuan bakteri. Menyentuh wajah tanpa mencuci tangan terlebih dahulu berisiko memindahkan kuman ke kulit dan memicu jerawat.
6. Pola makan kurang sehat
Konsumsi makanan dan minuman dengan kadar gula tinggi dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh, termasuk pada kulit, sehingga memicu munculnya jerawat.
Itulah beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari untuk menjaga kesehatan kulit.
Selain menerapkan pola hidup sehat, konsultasi dengan dokter juga dapat membantu menentukan penanganan jerawat yang tepat.(laura)
Editor : Ali Mustofa